HANKAM

Menhan Prabowo Jadi Tamu Undangan Pada Hari Nasional Prancis

Menhan Prabowo Jadi Tamu Undangan Pada Hari Nasional Prancis
Menhan Prabowo Jadi Tamu Undangan Pada Hari Nasional Prancis

Jakarta,IDM - Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri undangan dari kedutaan besar Prancis pada Hari Raya Nasional Prancis di Hotel Raffles, Jakarta Selatan, Kamis (14/7).

Pada acara tersebut Menhan Prabowo mengucapkan terima kasih kepada Duta Besar Prancis Olivier Chambard atas undangan tersebut. Menhan Prabowo pun merasa terhormat karena dapat menyampaikan sambutan untuk mengucapkan selamat Hari Bastille atau Hari Nasional Prancis yang dirayakan pada tanggal 14 Juli.

“Atas nama rakyat dan pemerintah Indonesia, saya mengucapkan selamat Hari Bastille kepada seluruh rakyat dan pemerintah Prancis,” ucap Menhan Prabowo.

Sejak Indonesia dan Prancis menjalin hubungan diplomatik, pada tahun 1950, Menhan Prabowo mengatakan jika hubungan Indonesia-Prancis telah solid, kuat yang didasarkan kepada nilai-nilai bersama yaitu demokrasi, hak asasi manusia dan supremasi hukum.

“Pada bulan Juli tahun 2011, kami meningkatkan hubungan menjadi kemitraan strategis. Satu dekade kemudian kami mengadopsi rencana aksi untuk pendalaman kemitraan strategis untuk tahun 2022 sampai dengan 2027. Ini menjabarkan kerja sama kami yang berorientasi aksi,” ucap Menhan Prabowo.

Menhan Prabowo menilai bahwa kerja sama antara Indonesia dan Prancis telah bergerak ke arah yang positif. Hal ini menurutnya ditandai dengan seringnya keterlibatan di semua pihak.

“Pada tingkat tertinggi, Presiden Republik Indonesia dan Presiden Prancis telah bertemu pada KTT G-7 di Jerman dua minggu lalu, lalu Menlu kita sudah bertemu di sela-sela KTT G-20 untuk para menteri luar negeri di Bali. Dan saya sendiri sebagai menteri pertahanan telah mengunjungi Prancis dan telah beberapa kali bertemu rekan-rekan saya,” ucap Menhan Prabowo.

Pertahanan dan kerja sama strategis menjadi salah satu instrumen penting yang terjalin antara Indonesia dan Prancis. Untuk itu, dalam pidatonya Menhan Prabowo mengatakan bahwa kerja sama ini harus dipercepat menjadi kerja sama strategis yang lebih komprehensif yang meliputi pengembangan dan produksi bersama, peningkatan kapasitas, dan investasi.

“Kita juga telah berkolaborasi dalam agenda prioritas untuk mengatasi tantangan global seperti ketahanan pangan dan energi,” terang Menhan Prabowo. (nhn/yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.