Menhan Prabowo Ingin Indo Defence Jadi Ajang Perluas Kerja Sama Industri Pertahanan

Jakarta, IDM - Penandatanganan MoU 6.000 motor listrik rencananya akan digunakan untuk kebutuhan tiga angkatan kita. Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto pada acara Indo Defence 2022 Expo and Forum di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Selasa (2/11).
Selain MoU, Menhan Prabowo juga memberikan penjelasan mengenai kerja sama alutsista seperti pesawat tempur sampai beberapa senjata dengan teknologi tinggi.

“Untuk alutsista yang teknologinya belum kita kuasai sepenuhnya seperti pesawat tempur, kita sudah kontrak dengan Perancis. Pesawat tempur Rafale. Kemudian juga beberapa senjata yang canggih, kita harus terpaksa masih mencari dari luar. kita ingin memacu kerja sama jadi kita paksakan semua supplier dari luar harus kerja sama dengan industri dalam negeri,” jelas Menhan Prabowo.
Untuk itu, lanjutnya, Presiden Jokowi terus memberikan arahan agar industri pertahanan Indonesia dapat memanfaatkan momentum ini sebagai simpul untuk menjalin kerja sama yang lebih luas lagi, sehingga nawacita dalam membangun industri pertahanan yang mandiri bisa direalisasikan dengan upaya yang maksimum.
“Beliau terus memberi arahan agar industri pertahanan kita agar memanfaatkan keadaan ini (even Indo Defence 2022) untuk kerja sama sumber-sumber teknologi maju di luar negeri. Beliau berharap agar teknologi pertahanan berkembang dengan pesat dan kita harus segera ikuti dan harus berjuang keras,” ujar Menhan Prabowo. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































