Menhan Prabowo Ingatkan Pentingnya Semangat Bela Negara untuk Hadapi Pandemi COVID-19

Jakarta, IDM – Semangat Bela Negara merupakan salah satu solusi bangsa untuk melewati krisis pandemi COVID-19. Demikian yang disampaikan Menteri Pertahanan (Menhan) RI dalam amanatnya saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Bela Negara di Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jakarta, Minggu (19/12/2021).
"Tantangan yang kita hadapi tidaklah mudah, memerlukan daya juang kita sebagai bangsa melewati masa sulit ini. Semua negara berlomba-lomba dalan memerangi Pandemi COVID-19 baik melawan virus maupun pemulihan ekonomi negara,” tegas Menhan Prabowo.
Dalam upacara yang mengusung tema "Semangat Bela Negaraku, Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh" ini Menhan Prabowo kembali menegaskan bahwa Bela Negara merupakan hak dan kewajiban seluruh masyarakat Indonesia. Perwujudan Bela negara dapat dilakukan melalui pengabdian profesi masing-masing.
"Semua anak bangsa harus tergerak dan bergerak untuk bela negara sesuai dengan ladang pengabdiannya masing-masing. Kesadaran dalam memenuhi panggilan Bela Negara dilakukan oleh siapapun tanpa mengenal suku, agama, ras, golongan, apakah dia seorang petani, guru, tentara, dokter, PNS, pedagang, dan profesi lainnya,” ungkap Menhan Prabowo.
"Seorang petani bekerja keras meningkatkan produksi adalah upaya bela negara untuk mewujudkan kedaulatan pangan. Seorang guru berjuang mendidik anak-anak di kawasan perbatasan adalah wujud nyata bela negara, mencerdaskan kehidupan bangsa,” jelasnya.
Dalam akhir amanatnya, Menhan Prabowo mengajak seluruh komponen bangsa untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia.
“Saya ajak jalankan tugas dan tanggungjawab. Perkokoh tali persatuan saling bantu saling gotong royong optimis, adapun kekurangan yang ada sama-sama kita perbaiki. Kita tunjukan bangsa yang kuat,” tutup Menhan.
Turut hadir dalam upacara tersebut Wamemhan Letjen TNI M.Herindra, Sekjen Kemhan Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto, M.D.S. Irjen Kemhan Letjen TNI Ida Bagus Purwalaksana, Rektor Unhan RI Laksdya TNI Prof. Dr. Ir. Amarulla Octavian, Dirjen Strahan Kemhan Mayjen TNI Rodon Pedrason, Dirjen Pothan Kemhan Mayjen TNI Dadang Hendra Yudha, Dirjen Renhan Kemhan Mayjen TNI Budi Prijono, Ditjen Kuathan Kemhan Marsda TNI Ponang Jawato, dan Kabaranahan Kemhan Marsda TNI Yusuf Jauhari. (si/yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































