HANKAM

Menhan Prabowo Diangkat Jadi Warga Kehormatan Korps Marinir

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bersama KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali dan Dankormar Mayjen (Mar) Widodo Dwi Purwanto saat pengangkatan Menhan sebagai warga kehormatan Korps Marinir di Ksatrian Marinir Sutedi Senaputra di Surabaya. (Foto: Tim Media Prabowo Subianto)

Jakarta, IDM - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, diangkat sebagai warga kehormatan Korps Marinir di Ksatrian Marinir Sutedi Senaputra di Surabaya, Selasa (14/2).

Pada kesempatan tersebut, Prabowo mengungkapkan kesannya terhadap kedisiplinan prajurit baret ungu yang terkenal sepanjang masa. Menurutnya, sejarah Korps Marinir sangat gemilang sehingga melahirkan sejumlah tokoh yang sangat berjasa bagi Indonesia.

"Tokoh-tokoh mereka sangat berjasa, kita semua kenal siapa itu, pak Letjen KKO (Purn) Ali Sadikin dengan operesi-operasi mereka di Sulawesi Utara, Sersan Usman, dan Kopral Harun," kata Prabowo.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bersama KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali dan Dankormar Mayjen (Mar) Widodo Dwi Purwanto saat pengangkatan Menhan sebagai warga kehormatan Korps Marinir di Ksatrian Marinir Sutedi Senaputra di Surabaya. (Foto: Tim Media Prabowo Subianto)

Hal itu membuat Prabowo sangat terkesan dengan perjuangan prajurit TNI AL, khususnya Korps Marinir yang berjasa dalam menjaga kekuatan pertahanan dan kedaulatan negara khususnya di laut.

"Tugas pokok mereka kedaulatan di laut, seperti menjaga corong-corong kemungkinan ancaman yang mengganggu kekuatan dan pulau-pulau terluar," tuturnya.

Baca: Kunjungi Kodam V Brawijaya, Prabowo: Saya Merasa Tambah Muda 25 Tahun

Orang nomor satu di Kementerian Pertahanan (Kemhan) itu berharap, Koprs Marinir menjadi pasukan yang semakin kuat, disegani dalam menjaga kedaulatan NKRI. "Korps Marinir tetap tangguh, disiplin sehingga menjadi kekuatan yang dapat dibanggakan," ujarnya.

Sebelumnya, pemberian penghargaan sebagai warga kehormatan Korps Marinir ditandai dengan penyematan baret ungu dan penyematan brevet kehormatan antiteror aspek laut dan brevet Intai Para Amfibi Korps Marinir oleh Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen (Mar) Widodo Dwi Purwanto. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.