Menhan Prabowo Dampingi Pelantikan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono

Jakarta, IDM - Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto menghadiri pelantikan Laksamana TNI Yudo Margono sebagai Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Istana Negara, Senin (19/12).
Pada kesempatan tersebut, Prabowo sekaligus hadir sebagai saksi dalam penandatangan berita acara Pengangkatan dan Pelantikan Panglima TNI bersama Menkopolhukam Mahfud MD.
Hadir dengan menggunakan setelan jas dan kopiah hitam, Prabowo tampak berjabat tangan dengan Panglima TNI yang baru, Laksamana Yudo Margono usai acara pelantikan dan pengambilan sumpah.
Pelantikan ini digelar berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 91/TNI Tahun 2022 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Panglima TNI. Dengan demikian, Laksamana Yudo resmi menjabat sebagai Panglima TNI baru menggantikan Jenderal TNI Andika Perkasa yang akan memasuki masa purnatugas.
Baca: Tiga Pesan Jokowi ke Yudo, Salah Satunya untuk 2024
Dalam keterangan persnya, Presiden Jokowi berpesan agar Yudo, sebagai Panglima TNI baru, dapat senantiasa menjaga kedaulatan NKRI serta persatuan dan kesatuan Indonesia.
“Kemudian juga, menjaga, mempertahankan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada TNI, yang sekarang sudah (berada pada tingkat) paling tinggi. Kepercayaan itu harus dijaga terus dengan profesionalisme di tubuh TNI,” tegas Presiden. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































