HANKAM

Menhan : Pemerintah Ambil Keputusan Jaga Masa Depan Seluruh Keluarga Awak Nanggala

Menhan : Pemerintah Ambil Keputusan Jaga Masa Depan Seluruh Keluarga Awak Nanggala
Photo: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden

Surabaya (IDM) – Mendampingi Presiden RI Ir. Joko Widodo saat bersilaturahmi dengan keluarga prajurit TNI AL awak KRI Nanggala-402 di Hanggar 2 Bandara Juanda, Surabaya (Kamis, 29/04), Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengatakan, keluarga yang ditinggalkan harus bangga serta menjaga nama harum para prajurit awak kapal KRI Nanggala-402 atas pengorbanan dalam menjaga kedaulatan negara yang gugur saat mengemban tugas tanah air Indonesia.

“Saya berharap, agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, tegar dalam menghadapi musibah ini. Pemerintah dan lembaga-lembaga masyarakat kita serta banyak korporasi telah mengambil keputusan untuk menjaga masa depan seluruh keluarga awak kapal nanggala”, tegas Menhan.

Kepada keluarga awak KRI Nanggala-402 yang tenggelam saat mengemban tugas negara dalam latihan tempur, Presiden mengungkapkan rasa duka cita yang mendalam atas gugurnya putra-putra terbaik bangsa seraya mendoakan agar diterima segala amalnya serta mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Mahakuasa.

Menhan : Pemerintah Ambil Keputusan Jaga Masa Depan Seluruh Keluarga Awak Nanggala
Photo: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden

Diketahui beberapa waktu lalu Menhan Prabowo Subianto juga menyampaikan akan memberikan beasiswa penuh dari tingkat sekolah dasar sampai universitas kepada seluruh putra putri prajurit Nanggala-402 yang gugur beberapa waktu lalu dengan harapan mereka bisa melanjutkan cita-cita pengabdian orang tuanya.

KRI Nanggala-402 hilang kontak saat latihan di perairan utara Bali pada Rabu (21/4). Pada Minggu (25/4), Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan 53 prajurit dalam KRI Nanggala-402 gugur. Pemerintah akan memberikan penghargaan kenaikan pangkat kepada seluruh awak KRI Nanggala-402 sebagai putra-putra bangsa dan patriot terbaik penjaga kedaulatan negara.(nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.