Menhan-Menhut Bahas Kawasan Hutan untuk Kepentingan Pertahanan dan Rencana Polhut Dijadikan Komcad

Jakarta, IDM – Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan dan Kementerian Kehutanan membahas penggunaan kawasan hutan untuk kepentingan pertahanan.
Pembahasan itu dilaksanakan saat Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menggelar rapat bersama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni di kantor Kementerian Kehutanan, Jakarta, Rabu (11/3).
Baca Juga: Menhan Sjafrie Bertemu Wakil PM Australia, Bahas Implementasi Jakarta Treaty hingga Morotai
Sejumlah isu strategis dibahas dalam rapat itu, di antaranya proses pengurusan persetujuan penggunaan kawasan hutan (PPKH) untuk kepentingan pertahanan, strategi penguatan tata kelola kehutanan melalui transformasi digital, dan peningkatan kapasitas pengawasan kawasan hutan melalui penambahan personel polisi kehutanan (polhut).
Rapat turut membahas pelaksanaan tugas Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).
Sjafrie menekankan pentingnya koordinasi yang lebih intensif antara Kemhan dan Kemenhut, mengingat dinamika tugas Satgas PKH di lapangan.
Baca Juga: Wingdik 400/Matukjur Salurkan Zakat Fitrah, Bantu Masyarakat yang Membutuhkan
Menhan juga menyoroti pentingnya sinergi kedua kementerian dalam mendukung arahan Presiden RI Prabowo Subianto.
“Termasuk rencana integrasi polisi kehutanan ke dalam komponen cadangan (komcad) melalui pelatihan bela negara,” tulis siaran pers Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































