Menhan: Kita Butuh 514 Yon TP untuk Jaga Seluruh Kabupaten-Kota

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan, TNI akan membangun Batalion Infanteri Teritorial Pembangunan atau Yon TP di setiap kabupaten/kota.
Indonesia memiliki 514 kabupaten/kota. Oleh karena itu, TNI akan membangun setidaknya 514 Yon TP.
Saat ini, kata Menhan Sjafrie, telah terbangun 150 Yon TP dengan satu batalion berisi 1.000 prajurit.
Baca Juga: Ratusan Prajurit TNI AD akan Naik Golongan dari Tamtama ke Bintara
“Berarti kita sudah mempunyai 150.000 prajurit yang akan menjaga. Tetapi ini belum cukup, karena kita butuh 514 (batalion). Jadi diperkirakan dua hingga tiga tahun lagi, kita bisa mengcover 514 kabupaten/kota,” kata Sjafrie saat memberikan pengarahan ke Ketua DPRD seluruh Indonesia di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/4).
Sjafrie menyatakan, implementasi itu merupakan arahan dari Presiden RI Prabowo Subianto. Presiden Prabowo memerintahkan agar seluruh kabupaten/kota dijaga.
“Oleh karena itu, kepada Panglima TNI ditugaskan untuk membangun batalion menjaga satu kabupaten/kota,” ujar Menhan RI.
Baca Juga: Banyak Pelanggaran Dilakukan Prajurit, Panglima TNI Minta Segera Berbenah
Sjafrie mengatakan, pemerintah memproyeksikan akan membangun 150 Yon TP setiap tahun.
Dalam kesempatan itu, Sjafrie juga mengungkapkan tujuan pembentukan Yon TP, salah satunya untuk kemanunggalan TNI dengan masyarakat sekitar.
Selain itu, kehadiran prajurit akan menghidupkan perekonomian masyarakat. Dampak positif lainnya adalah penurunan angka kriminalitas. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































