HANKAM

Mengenal Tim Penerjun Wingsuit Pertama Indonesia Bentukan Kopasgat

Tim Penerjun Wingsuit
Tim penerjun wingsuit Kopasgat saat Latihan Tahap II Terjun Wingsuit. (Foto: Dok. Penerangan Kopasgat)

Jakarta, IDM – Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) berhasil menorehkan catatan sejarah dengan menjadi satuan pertama di Indonesia yang mengembangkan serta menguasai kemampuan terjun bebas menggunakan wingsuit.

Pasukan elite TNI Angkatan Udara (TNI AU) tersebut membentuk tim penerjun wingsuit yang terdiri dari 10 prajurit Kopasgat terlatih dan menguasai teknik terjun bebas ektrem dengan wingsuit.

Pembentukan tim itu tidak terlepas dari kemampuan infiltrasi udara yang harus dimiliki oleh para personel Kopasgat. Mereka dapat dikerahkan untuk mendukung operasi lintas udara maupun misi penguasaan pangkalan udara musuh dengan jangkauan meluncur horizontal yang lebih jauh dibandingkan terjun bebas biasa.

Baca Juga: Satgas Yonif 700/WYC Beri Pelayanan Kesehatan Gratis

Selain itu, keberadaan tim penerjun wingsuit Kopasgat menjadi bagian dari kekuatan operasi khusus, di mana mereka siap untuk menjalankan misi-misi senyap dengan mobilitas yang tinggi serta presisi udara luar biasa.

Dengan kemampuan wingsuit ini, Kopasgat semakin kokoh sebagai pasukan elite yang dapat diandalkan dalam berbagai operasi khusus, mulai dari penindakan terorisme udara, sabotase, pengintaian strategis, hingga dukungan bagi infiltrasi lintas batas.

Profesionalisme dan kapabilitas tim wingsuit Kopasgat telah terbukti dalam sejumlah latihan, di antaranya Latihan Puncak Kopasgat “Trisula Perkasa”, Latihan Puncak TNI AU “Angkasa Yudha”, dan Fire Power Demo dalam rangka latihan puncak TNI gabungan.

Prestasi lainnya tercatat saat 10 wingsuiter berhasil melaksanakan penerjunan bersama. Sebuah pencapaian yang belum pernah dilakukan satuan mana pun di Indonesia. Kemudian, Kopasgat juga mencatat sejarah dengan sukses membentuk formasi terbang 4-3-3 di udara, formasi taktis yang membutuhkan koordinasi, keterampilan, dan disiplin tingkat tinggi.

Baca Juga: Selama Sebulan, 10 Personel Puspenerbal Belajar Pemeliharaan Pesawat Nirawak ScanEagle

Selain itu, tim wingsuit Kopasgat juga sempat unjuk aksi di hadapan Presiden RI Prabowo Subianto, yang saat itu masih menjabat sebagai menteri pertahanan dan diangkat sebagai Warga Kehormatan Kopasgat pada 14 Maret 2023. Prabowo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi serta dukungan penuh terhadap transformasi Kopasgat sebagai satuan elite berkemampuan lintas dimensi.

Di tengah beragam keberhasilan misi dalam latihan satuan hingga latihan gabungan TNI, tim wingsuit Kopasgat terus mengasah kemampuan dan kesiapsiagaan melalui beragam program latihan internal. Salah satunya ‘Latihan Tahap II Terjun Wingsuit’ yang pernah digelar di Lanud Atang Sendjaja, Bogor.

Formasi Penerjunan Winsuit Kopasgat.
Formasi Penerjunan Winsuit Kopasgat. (Foto: Dok. Penerangan Kopasgat)

Dalam latihan yang digelar sejak 13-19 November 2024 itu, tim penerjun wingsuit Kopasgat meningkatkan keterampilan navigasi dan koordinasi dalam situasi ekstrem. Mereka juga dilatih untuk menguasai teknik manuver di udara, pengendalian arah, serta pendaratan presisi.

Seluruh personel dinyatakan lulus dan tersertifikasi setelah menerima berbagai materi dari dua instruktur wingsuit asal Australia, Dixon Benedict dan Tahi-Paul. Kedua instruktur tersebut memiliki jam terbang tinggi dalam pelatihan militer maupun sipil, serta memiliki rekam jejak dalam penerjunan ekstrem di berbagai kontur.

Baca Juga: Dokter TNI AL Raih Juara Pertama Karya Tulis Ilmiah, Ungguli Malaysia dan Thailand

Dikutip dari laman tni-au.mil.id, Sabtu (5/7), Komandan Wing Komando I Kopasgat Kolonel Pas Helmi A. Nange selaku Komandan Latihan menegaskan, kemampuan terjun wingsuit yang telah dilatih bukan hanya sekadar keterampilan, tetapi juga bagian dari pengembangan taktik dan strategi Kopasgat dalam mendukung operasi khusus di berbagai medan.

“Keberhasilan yang ditorehkan oleh tim wingsuit Kopasgat menunjukkan bahwa Kopasgat tidak hanya unggul dalam kemampuan tempur darat dan udara, tetapi juga mampu mengintegrasikan teknologi, taktik, dan profesionalisme dalam satu misi operasi khusus berskala tinggi,” ungkap dia.

“Pencapaian ini mempertegas posisi Kopasgat sebagai satuan elite TNI AU yang adaptif, modern, profesional, unggul dan humanis (AMPUH), serta menjadi pelopor dalam kemampuan tempur udara modern,” tegas Nange. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.