HANKAM

Mengenal Operasi Perlawanan Wilayah dalam Tugas TNI AD

lustrasi latihan perang TNI AD
Ilustrasi latihan perang TNI AD. (IDM/Faisal Ramadhan)

Jakarta, IDM – TNI AD memiliki beberapa materi dalam menghadapi tugas Operasi Militer Perang (OPM), salah satunya adalah Operasi Perlawanan Wilayah.

Operasi ini dijelaskan langsung oleh Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Dankodiklatad) Letjen TNI Mohamad Hasan saat memberikan pembekalan kepada para peserta Standardisasi Tenaga Pendidik (Gadik) Tahun Anggaran 2026.

Baca Juga: 13 Syarat Menjadi Prajurit Kopassus TNI AD

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas dan pemahaman tenaga pendidik di lingkungan TNI, khususnya dalam menghadapi tantangan tugas ke depan.

Dilansir dari keterangan Pensesko TNI, Kamis (15/1), Hasan menyebut Operasi Perlawanan Wilayah Matra Darat adalah bagian dari sistem pertahanan semesta.

Menurutnya Operasi Perlawanan Wilayah pada OMP dilaksanakan dengan tujuan untuk mengungguli kekuatan lawan yang memiliki kekuatan lebih besar baik dari segi jumlah kekuatan personel militer maupun teknologi persenjataan.

"Perlawanan wilayah tidak harus menunggu garis pertahanan akhir berhasil ditembus oleh musuh, tetapi sangat fleksibel tergantung dari situasi dan kondisi pertempuran yang menguntungkan bagi pihak sendiri," kata Hasan.

Baca Juga: TNI AL Kirim Bantuan hingga 10 Ton ke Sumatra dan Halmahera

Lebih lanjut kata Hasan bahwa pertahanan wilayah merupakan bagian integral dari sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta yang melibatkan seluruh komponen kekuatan bangsa serta tidak terbatas pada satu kecabangan tertentu.

Hal tersebut selaras dengan dinamika perang modern dan kebijakan pertahanan nasional yang menuntut kesiapan serta sinergi lintas matra dan komponen pertahanan. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.