HANKAM

Mengenal Mayjen TNI Gabriel Lema, Putra Asli NTT yang Punya 13 Penghargaan dan 10 Brevet

Serah terima jabatan
Serah terima jabatan Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI dari Lakdsa TNI Rahmad Jayadi kepada Mayjen TNI Gabriel Lema bertempat di gedung Gatot Soebroto Denma Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (12/4/2024). (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM - Baru-baru ini Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Bambang Ismawan mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin serah terima jabatan Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI dari Lakdsa TNI Rahmad Jayadi kepada Mayjen TNI Gabriel Lema bertempat di gedung Gatot Soebroto Denma Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (12/4/2024).

Gabriel Lema yang sebelumnya menjabat Staf Khusus KSAD kini resmi menjadi Asops Panglima TNI.

Dilihat dari sepak terjangnya di dunia militer nama Gabriel Lema bukanlah perwira biasa. Lahir 24 Maret 1968 di desa Hokeng, Wulanggitang, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Gabriel adalah lulusan Akmil 1990 dari cabang infanteri.

Baca Juga: Panglima TNI: Mereka yang Demo Bukan Musuh

Gabriel tercatat juga memiliki 13 penghargaan dan 10 brevet atau wing TNI. Adapun brevet/wing yang ada di lingkungan TNI AD diberikan kepada prajurit Angkatan Darat atas pencapaian keahliannya dalam bidang tertentu seusai menempuh pendidikan.

Brevet yang dimiliki Mayjen TNI Gabriel Lema terdiri dari brevet Raider, Para Dasar, Mobil Udara, Airborne, Air Assault, Recondo, Scuba Diver, Seskoad, Sesko TNI, dan Lemhanas RI.

Sementara itu, penghargaan yang diterima Mayjen TNI Gabriel Lema terdiri dari Satya Lencana Kesetiaan VIII tahun, Satya Lencana Kesetiaan XVI tahun, Satya Lencana Kesetiaan XXIV tahun dan Satya Lencana Dwijachista Bidang Pendidikan.

Baca Juga: Kerahkan Helikopter Caracal, TNI AU Bantu Pengiriman Logistik Pemilu 2024 ke Pedalaman Papua

Berikut penghargaan Satya Lencana Seroja, Satya Lencana Kebhaktian Sosial, Satya Lencana Dwidya Sistha, Satya Lencana Wira Dharma, Satya Lencana Wira Nusa, Satya Lencana Dharma Nusa, Satya Lencana GOM IX/Raksasa Dharma.

Dan penghargaan Bintang Kartika paksi Naraya dan Penghargaan atas Penanggulangan Bencana Alam dan Perdamaian PBB. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.