HANKAM

Mengenal Batalyon Armed Rencong Sakti dan Kilap Sumagan di Wilayah Sumatera

Yonarmed 2/Kilap Sumagan
Prajurit Yonarmed 2/Kilap Sumagan (KS). (Foto: Penpussenarmed)

Jakarta, IDM – Baru-baru ini Komandan Pusat Kesenjataan Artileri Medan (Danpussenarmed) Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo melaksanakan kunjungan kerja di dua batalyon armed di wilayah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).

Batalyon tersebut yaitu Yonarmed 17/Rencong Cakti (RC) yang berlokasi di Gampoang Simpang, Kabupaten Pidie Aceh dan Yonarmed 2/Kilap Sumagan (KS) yang berlokasi di Desa Candirejo Kabupaten Deli Serdang.

Dilansir dari keterangan Penpussenarmed, Kamis, (11/7) Yonarmed 17/Rencong Cakti (RC) merupakan satuan komposit dengan Komandan Batalyon Letkol Arm Bendi Wibisono. Di satuan ini terdapat 1 Markas Batalyon (Mayon), 1 Baterai Markas, 1 Baterai Meriam 155 mm dan 2 Baterai Meriam 105 mm. Satuan ini untuk memperkuat Kodam Iskandar Muda (IM) di ujung Barat Indonesia.

Baca Juga: Indonesia-Malaysia Gelar Patroli Bersama 9 Hari di Perbatasan

Yonarmed 17/RC diresmikan dan beroperasi sejak 2008 hingga saat ini.

Sementara itu, Yonarmed 2/KS diresmikan dan sudah beroprasi sejak 28 November 1952, satuan ini berdiri di atas lahan seluas 27 hektare yang merupakan bekas dari salah satu pabrik tembakau terbesar di Kota Deli Tua dengan Komandan Batalyon saat ini adalah Letkol Arm Herman Santoso.

Yonarmed ini memiliki tugas dan tanggung jawab memperkuat pertahanan di wilayah Kodam I/Bukit Barisan (BB).

Baca Juga: Armed TNI AD Akan Punya Alutsista Baru, Jarak Tembak Ratusan Kilometer

Dalam kunjungan ini, Danpussenarmed berpesan agar prajurit dapat senantiasa menjaga nama baik korps Armed dan serta kesatuan dimanapun bertugas.

"Dibelakang kesuksesan seorang suami terdapat doa yg kuat dari seorang istri yang hebat,oleh karena itu jangan sia-siakan istri yang sudah setia mendampingi dan mendukung tugas suami. Semoga dengan kunjungan ini dapat memotivasi seluruh prajurit untuk lebih meningkatkan kemampuan, keterampilan yang dimiliki untuk senantiasa menjadi prajurit Korps Armed yang sejati," kata Danpussenarmed. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.