Medan Berlumpur Bukan Hambatan, TNI AU Distribusikan Bantuan ke Aceh Tamiang

Jakarta, IDM – Helikopter EC-725/H225M Caracal TNI Angkatan Udara mendarat di medan berlumpur untuk menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang beberapa waktu lalu.
Helikopter pertama bernomor registrasi HT-7204 mendarat di Lapangan SMA Negeri 1 Bandar Pusaka dan Lapangan SMP Negeri 2 Tamiang, meski kondisi permukaan lapangan tergenang lumpur. Pendaratan dilakukan dengan perhitungan tepat guna memastikan keselamatan awak maupun keamanan distribusi bantuan.
Baca Juga: Tinjau Posko Satgasud Lanud Soewondo, KSAU Pastikan Distribusi Bantuan Optimal
Sementara itu, Helikopter Caracal lainnya bernomor registrasi HT-7202 mendarat di aliran sungai di Desa Segene Kabupaten Aceh Tengah untuk menyalurkan bantuan seberat satu ton. Distribusi juga dilakukan ke Lapangan Musara Alun dan Desa Kekuyang Kabupaten Aceh Tengah dengan masing-masing satu ton logistik.
Kadispenau Marsma TNI I Nyoman Suadnyana mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya mempercepat penyaluran bantuan kemanusiaan untuk memenuhi kebutuhan mendasar masyarakat terdampak bencana ditengah akses darat yang terbatas.
Baca Juga: TNI Kerahkan 100 Prajurit Yon TP Percepat Pemulihan RSUD Aceh Tamiang Setelah Banjir-Longsor
"TNI Angkatan Udara berkomitmen hadir cepat dan tepat dalam setiap misi kemanusiaan untuk memastikan bantuan dapat diterima masyarakat terdampak bencana," ujar Nyoman, melansir keterangan tertulis Dispenau, Sabtu (20/12). (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































