HANKAM

Mayor Iqbal Hanafi Lakukan Pendekatan Humanis, Warga Hibahkan Tanah 400 Hektar

Mayor Inf Iqbal Hanafi
Mayor Inf Iqbal Hanafi, personel dari Korem 152/Baabullah saat menerima penghargaan dari Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto. (Foto: Dok. Korem 152)

Jakarta, IDM – Seorang prajurit TNI AD berhasil merangkul masyarakat di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) untuk menghibahkan lahan seluas 400 hektar. Prajurit tersebut adalah Mayor Inf Iqbal Hanafi, personel dari Korem 152/Baabullah.

Dilansir dari keterangan Penkorem 152, Jumat (22/5), lahan yang dihibahkan nantinya akan digunakan untuk kepentingan pembangunan Markas Komando Daerah Militer (Kodam) di wilayah Maluku Utara.

Dijelaskan Iqbal berhasil menjalankan tugas teritorial dengan pendekatan humanis dan persuasif, sehingga masyarakat Kabupaten Halmahera Timur memberikan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Kodam di Maluku Utara.

Baca Juga: Dukung Strategi Transformasi Bangsa, TNI AD Ditugaskan Tanam Jagung-Padi dan TNI AL Urus Kedelai

"Pembangunan Kodam di wilayah Maluku Utara diharapkan dapat memperkuat sistem pertahanan serta meningkatkan pelayanan dan pengamanan wilayah, khususnya di kawasan timur Indonesia," tulis keterangan Penkorem 152.

Raih Penghargaan dari Pangdam XV/Pattimura

Atas prestasinya ini, Iqbal menerima penghargaan langsung dari Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran aktifnya dalam membangun komunikasi dan pendekatan dengan masyarakat sehingga masyarakat secara sukarela mengibahkan tanah seluas 400 hektar Untuk TNI AD.

"Prestasi ini menjadi contoh positif bagi seluruh prajurit dalam menjalankan tugas pembinaan teritorial serta menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat,” kata Pangdam saat menyerahkan penghargaan tersebut beberapa waktu lalu.

Baca Juga: TNI AD Kirim Perwakilan ke DPR Bahas RUU Satu Data Indonesia

Sebenarnya keberhasilan pendekatan TNI AD di masyarakat juga dilakukan prajurit lain. Total ada empat prajurit yang juga mendapatkan penghargaan dari Pangdam XV/Pattimura. Mereka adalah Pelda Amran Latukaisupi, Bamintuud Jasdam XV/Pattimura, yang mampu menggalang masyarakat di Kabupaten Seram Bagian Barat untuk menghibahkan tanah seluas 40 hektar guna mendukung Yon TP 865/Satria Manewata.

​Kemudiam, Kapten Inf Yus Budi Harto, Danramil 1501-03/Jailolo yang mendapatkan apresiasi atas inisiatifnya memulangkan, mengamankan, dan membangun kembali rumah sebuah keluarga yang sempat diusir warga akibat tuduhan tidak terbukti.

Selanjutnya, aksi heroik Kopda Mario Gino, Babinsa Desa Todowongi, yang viral saat menggendong siswa sekolah menyeberangi sungai, berhasil memicu perhatian Kementerian Pekerjaan Umum hingga akhirnya dibangun sebuah jembatan gantung senilai Rp7 miliar. Apresiasi tinggi juga diberikan kepada Letkol Inf Hendra Surya Ningrat, Kasbrig 27/Nusa Ina, atas aksi penyelamatan dramatis sepasang suami istri yang nyaris tenggelam di perairan laut Kepulauan Tanimbar saat ia masih menjabat sebagai Dandim 1507/Saumlaki. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.