HANKAM

Mayor Inf Heribertus Purwanto Jadi Danyon 32 Grup 3 Kopassus

Kopassus
Sertijab Danyon 32 Grup 3 Kopassus dari Mayor Inf Doni Fransisco (kiri) kepada Mayor Inf Heribertus Purwanto (kanan) di Lapangan Alfred Tarega Grup 3 Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (21/6). (Foto: DoK. Sindo)

Jakarta, IDM - Komandan Grup 3 Kopassus Kolonel Inf Wing Sandya Udayanto memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) jabatan Komandan Batalyon (Danyon) 32 Grup 3 Kopassus dari Mayor Inf Doni Fransisco kepada Mayor Inf Heribertus Purwanto. Upacara ini digelar di Lapangan Alfred Tarega Grup 3 Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (21/6).

Dalam amanat perpisahannya Mayor Inf Doni Fransisco bersyukur tugas-tugas yang diberikan oleh Komando atas kepada dirinya selama menjabat sebagai Danyon bisa diselesaikan dengan baik. Ia berterima kasih kepada seluruh anggota, utamanya Komandan Grup 3 Kopassus Kolonel Inf Wing Sandya Udayanto yang telah membimbing, mengarahkan, dan memberi masukan yang sangat positif kepada dirinya selama ini.

Baca Juga: Begini Taruna AAL Tentukan Posisi Kapal dengan Alat Navigasi Sextant

"Saya Mayor Inf Doni Fransisco, Komandan Batalyon 32 ke 22, sudah berdinas di Batalyon 32 kurang lebih 11 bulan. Itu suatu kesempatan yang sangat luar biasa yang dipercayakan pimpinan, kita boleh menjadi bagian dari Grup 3 Kopassus," ujar Doni.

"Saya sangat terkesan karena anggota-anggota yang berada di bawah saya memiliki kemampuan yang sangat luar biasa dalam rangka mendukung tugas pokok Kopassus," katanya.

Baca Juga: Dukung Operasional Pesawat Sukhoi, Lanud Sultan Hasanuddin Gelar Pelatihan AFS bagi Teknisi Muda

Selanjutnya, setelah ini Doni akan bertugas di Akademi Militer (Akmil) Magelang sebagai Komandan Batalyon Taruna tingkat I Resimen Taruna Akmil. Dirinya dipercaya oleh pimpinan TNI AD untuk mendidik dan membina taruna-taruna muda yang baru saja masuk ke dalam Akmil. Di akhir, Doni berpesan kepada seluruh prajurit dan anggota Batalyon 32 Grup 3 Kopassus untuk tetap semangat dan menjadi garda terdepan dalam melaksanakan tugas TNI Angkatan Darat, khususnya Komando Pasukan Khusus.

"Grup 3 adalah sumber dari kemenangan, menentukan dalam perang seperti semboyan yang tadi disebutkan Komandan Grup 3 tadi, sehingga asah terus kemampuan, jangan pernah mundur, maju terus pantang menyerah, komando!" katanya. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.