Mayor hingga Serka, Ini 3 Prajurit Terbaik Lulusan STTAL 2026

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali memimpin upacara penutupan pendidikan sekaligus mewisuda 97 mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (9/7). Tiga personel dari sejumlah jenjang pangkat sukses keluar sebagai lulusan terbaik tahun akademik 2026.
Tim penguji menyaring ketiga nama ini berdasarkan akumulasi nilai akademik, kepribadian, hingga ketangkasan jasmani selama masa kuliah. Prestasi mereka menjadi bukti kerja keras di masing-masing program studi.
Berdasarkan keterangan Dispenal, pada jenjang pascasarjana, Mayor Laut (E) Haidir Fajar sukses mengunci posisi lulusan terbaik program Magister Angkatan 12. Mahasiswa Program Studi S2 Analisis Strategi Operasi (Asro) ini menyelesaikan studinya dengan predikat ‘Sangat Memuaskan.’
Baca Juga: Militer Singapura Sambangi Pasukan Kavaleri Kuda di Bandung, Ada Apa?
Lalu pada strata sarjana, predikat lulusan terbaik jatuh kepada Kapten Laut (P) Rizky Nursakti Putra Pambudi. Perwira dari Program Studi S1 Teknik Manajemen Industri Angkatan 45 ini lulus dengan predikat pujian atau cumlaude.
Sementara dari jajaran bintara, Serka Ttu Bagus Iman Santoso tampil sebagai lulusan terbaik pada tingkat diploma. Mahasiswa Program Studi D3 Teknik Informatika Angkatan 19 ini juga sukses mencetak predikat cumlaude.
Secara keseluruhan, kampus STTAL meluluskan 97 mahasiswa pada upacara puncak di Gedung Pulau Marore, Bumimoro, Surabaya ini. Angka tersebut meliputi 3 wisudawan program Magister, 27 wisudawan program Sarjana, serta 67 wisudawan program Diploma 3.
Baca Juga: Cara Unik TNI AD Majukan Pendidikan di Papua
Saat memberi amanat, Ali mengingatkan para lulusan, wisuda ini bukan akhir dari ruang belajar. Ia meminta para perwira hingga bintara lulusan STTAL untuk terus mengasah kemampuan diri di tempat tugas yang baru.
Ali menegaskan, gelar akademik bukan sekadar pajangan atau pengakuan di atas kertas. Ilmu yang didapat dari bangku kuliah harus berdampak nyata bagi operasional jajaran TNI AL.
"Gelar akademik bukan hanya pengakuan keberhasilan akademik, namun mengandung amanah dan tanggung jawab untuk memberikan karya terbaik bagi TNI AL, TNI, bangsa dan negara," kata Ali.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































