Mayjen TNI Wulang Nur Yudhanto Terima Brevet Kehormatan Kesehatan Penyelaman dan Hiperbarik

Jakarta, IDM – Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad, Mayjen TNI Wulang Nur Yudhanto, menerima penganugerahan Brevet Kehormatan Kesehatan Penyelaman dan Hiperbarik di Gedung Sultan Hasanuddin, Mako Lantamal VI Makassar, Senin (12/10).
Dilansir dari keterangan Penkostrad, penganugerahan ini merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi atas dukungan serta sinergi dalam pengembangan bidang kesehatan penyelaman dan hiperbarik. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat TNI dan pemerintah daerah.
Baca Juga: Buka Keterisolasian Wilayah, TNI dan Masyarakat Bangun Jembatan di Distrik Ugimba Papua Tengah
Usai penganugerahan, Wulang mengikuti langsung proses terapi menggunakan chamber hiperbarik untuk mengenal pemanfaatan teknologi oksigen bertekanan tinggi dalam pelayanan kesehatan sesuai indikasi medis.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi lintas instansi sekaligus mendukung peningkatan pengetahuan dan pemanfaatan teknologi kesehatan.
Untuk diketahui, Brevet Kehormatan Kesehatan Penyelaman dan Hiperbarik adalah tanda penghargaan militer yang diberikan oleh TNI Angkatan Laut (TNI AL) kepada pejabat negara, perwira TNI/Polri, kepala daerah, maupun tokoh/akademisi di bidang kesehatan.
Baca Juga: TNI Punya Pendidikan Spesialis Drone dan AI, Disiapkan untuk Perang Modern
Makna dan tujuannya diberikan sebagai apresiasi atas kontribusi, dukungan, dan dedikasi dalam mengembangkan bidang kesehatan matra laut—khususnya kesehatan penyelaman dan terapi oksigen hiperbarik.
Beberapa Perwira Tinggi TNI-Polri (luar TNI AL) yang pernah menerima brevet ini antara lain mantan Kepala RSPAD Gatot Soebroto, Letjen TNI dr. A. Budi Sulistya; mantan Kepala Pusat Kesehatan Angkatan Darat (Kapuskesad), Mayjen TNI dr. Sukirman; mantan Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad, Mayjen TNI Bangun Nawoko; mantan Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf; Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Kapusdokkes) Polri, Irjen Pol. dr. Asep Hendradiana; serta mantan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Toni Harmanto.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































