Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa Resmi Jabat Pangkostrad

Jakarta, IDM - Jabatan Panglima Kostrad (Pangkostrad) telah resmi diemban oleh Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa usai upacara serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Mabesad, Jakarta, Kamis (7/12).
Sertijab tersebut dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI No. Kep/1384/XI/2023 yang diteken oleh Jenderal Agus Subiyanto pada Rabu, 29 November 2023.
“Sehubungan dengan amanah yang diberikan oleh pimpinan TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat kepada saya sebagai Pangkostrad yang baru, kiranya melalui kesempatan yang baik ini, saya mengharapkan dukungan dari semua unsur Kostrad untuk melaksanakan amanah ini,” pungkas Mayjen TNI Saleh Mustafa.
Baca Juga: TNI Siapkan 22.893 Personel Dukung Pelaksanaan Pengamanan Nataru
Melansir keterangan Dispenad, Mayjen TNI Saleh Mustafa merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1991 dari kecabangan infanteri. Sejumlah jabatan strategis pernah ia emban, seperti Komandan Korem 132/Tadulako dengan pangkat Brigjen pada 13 April 2016.
Setahun berselang, pati TNI AD kelahiran Ternate ini menjabat sebagai Wadanpussenif Kodiklatad pada 27 Oktober 2017. Selanjutnya, pada 30 Oktober 2019, Mayjen TNI Muhammad Saleh didapuk sebagai Kasdam Jaya.
Memasuki pangkat jenderal bintang 2, Saleh ditunjuk sebagai Kaskogabwilhan II pada 2 Agustus 2021.
Baca Juga: 14 Pati TNI AL Pecah Bintang hingga Naik Bintang 3
Tak berhenti di situ, pada 29 Juli 2022 Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa diangkat sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVII Cenderawasih, pada 27 April 2023 diangkat menjadi Perwira Staf Ahli Tingkat III Kasad Bidang Sosbudkum HAM dan Narkoba serta pada 15 Agustus 2023 menjabat Kaskostrad.
Selanjutnya, pada 29 November 2023, Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa dipromosikan sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) menggantikan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang kini menjabat sebagai KSAD. (nhn)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































