Mayjen TNI Eko Susetyo Komandan Pussenkav, Lulusan Terbaik Akmil 1991

Jakarta, IDM – Markas Besar (Mabes) TNI Angkatan Darat menempatkan Mayjen TNI Eko Susetyo sebagai Komandan Pusat Kesenjataan Kavaleri (Danpussenkav).
Penunjukan perwira tinggi kelahiran Tuban, Jawa Timur, 22 Juli 1968 itu berlaku sejak 20 Agustus 2024.
Pusat Kesenjataan Kavaleri atau Pussenkav merupakan unsur pembina kecabangan di lingkungan TNI AD yang bertanggung jawab atas pembinaan kekuatan dan kemampuan satuan kavaleri, termasuk alutsista kendaraan tempur lapis baja serta kuda perang.
Pussenkav berada langsung di bawah komando Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).
Dalam struktur organisasi, jabatan Danpussenkav dijabat oleh seorang perwira tinggi berpangkat Mayor Jenderal TNI.
Baca Juga: Gelar Uji Siap Tempur Tingkat Kompi, Danyonkav 1: Dapat Mengetahui Kemampuan Seorang Komandan
Dengan amanah tersebut, Eko Susetyo menyandang pangkat bintang dua di lingkungan TNI AD.
Sebagai Danpussenkav, Eko bertugas menyelenggarakan pembinaan kesenjataan kavaleri secara menyeluruh. Fokus pembinaan itu mencakup pendidikan, latihan, penelitian, dan pengembangan taktik tempur serta pembinaan organik Korps Kavaleri.
Selain itu, Pussenkav juga mendukung pelaksanaan program strategis TNI AD, seperti peningkatan profesionalisme prajurit serta penguatan ketahanan satuan.
Mayjen TNI Eko Susetyo bukan sosok baru di lingkungan militer. Ia tercatat sebagai lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1991 dan berhasil meraih predikat lulusan terbaik.
Sepanjang kariernya, ia dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis, di antaranya, Komandan Kodim (Dandim) 0503/Jakarta Barat Kodam Jaya, Asisten Logistik Kasdam IX/Udayana, Komandan Korem 061/Surya Kencana, Wakil Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Wadanpuspenerbad), dan Inspektur Daerah Militer (Irdam) XVIII/Kasuari.
Baca Juga: Marinir Hasilkan Air Bersih ke Warga Banten saat Latihan Bersama Australia
Pengalaman panjang tersebut menjadi dasar penilaian pimpinan TNI AD dalam memberikan amanah baru kepada Eko Susetyo untuk memimpin pembinaan kecabangan kavaleri di tingkat nasional.
Pussenkav berperan strategis dalam memperkuat kemampuan tempur TNI AD, khususnya dalam operasi darat menggunakan kendaraan lapis baja seperti panser dan tank.
Di bawah kepemimpinan Mayjen TNI Eko, Pussenkav diharapkan mampu semakin adaptif terhadap perkembangan doktrin militer modern.
Berikut perjalanan karier Mayjen TNI Eko Susetyo:
Karier dari Letnan Dua hingga Letnan Kolonel
• Komandan Ton Tank Yonkav 8/Nara Singa Wiratama Divif 2 Kostrad
• Perwira Seksi Operasi (Pasiops) Yonkav 8/Nara Singa Wiratama Divif 2 Kostrad
• Komandan Kompi Tank (Dankitank) Yonkav 8/Nara Singa Wiratama Divif 2 Kostrad
• Gumil Golongan VI Departemen Taktik Staf Pusdikkav
• Komandan Detasemen Kavaleri 2/Bulungan Cakti Kodam VI/Tanjungpura
• Perwira Bintara Operasi Pendidikan (Pabandyajianbangdik) Seskoad
• Direktur Binmat Sabang Puspenerbad
• Komandan Detasemen Markas Kodam Jaya
Baca Juga: India Tawarkan Modifikasi Sukhoi TNI AU agar Bisa Dipasang Rudal Brahmos
Setelah itu, kariernya meningkat di level komando wilayah:
• Komandan Kodim (Dandim) 0503/Jakarta Barat Kodam Jaya
• Padya 2/Dalugri Spaban V/Dalada Slogad
• Asisten Logistik Kasdam IX/Udayana (hingga 2014)
• Perwira Menengah (Pamen) Detasemen Markas Besar TNI AD
• Komandan Korem 061/Surya Kencana (2016)
Karier Pati Bintang Satu (Brigadir Jenderal)
• Wakil Komandan Pusat Penerbangan TNI AD (Wadanpuspenerbad) – 2016–2020
• Kepala Pok Sahli Danpusterad – 2020–2022
• Inspektur Daerah Militer (Irdam) XVIII/Kasuari – 2022–2023
• Inspektur Teritorial Itjenad (Irter Irtum Itjenad) – 2023–2024
Pangkat Mayor Jenderal
• Tenaga Ahli Pengajar Bidang Geostrategi dan Ketahanan Nasional Lemhannas RI (2024)
• Komandan Pusat Kesenjataan Kavaleri (Danpussenkav) TNI AD (20 Agustus 2024–sekarang) (ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































