Mayjen TNI Amrin Ibrahim Disambut Meriah di Jayapura

Jakarta, IDM – Panglima Kodam (Pangdam) XVII/Cenderawasih yang baru Mayjen TNI Amrin Ibrahim disambut meriah di Jayapura, Rabu (10/9).
Dilansir dari keterangan Penkodam XVll/Cenderawasih, kedatangan putra kelahiran Gorontalo, 5 Juni 1968 ini menghadirkan suasana penuh khidmat dan kekeluargaan.
Baca Juga: Balawara Warrior, Uji Nyali Prajurit Condromowo di HUT ke-78 Yonif 509 Kostrad
Menurut Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Candra Kurniawan dalam keterangannya, Rabu (10/9) penerimaan ini merupakan salah satu tradisi dari rangkaian pasca Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pangdam XVII/Cenderawasih pada tanggal 8 September 2025 lalu di Mabesad.

Mayjen TNI Amrin Ibrahim nantinya akan melanjutkan estafet kepemimpinan dari Pangdam sebelumnya Mayjen TNI Rudi Puruwito.

Baca Juga: Tiga Jenderal TNI AD Pimpin Kodam di Aceh dan Papua
Berdasarkan foto-foto yang diunggah Pendam XVII/Cenderawasih tampak Pangdam baru disambut dengan tarian adat, pengalungan bunga hingga tradisi pedang pora.
Amrin merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1992. Dia tercatat pernah memimpin Korem 133/Nani Wartabone, Gorontalo pada tahun 2021 kemudian Irdam VI/Mulawarman pada tahun 2022, selanjutnya Pa Sahli Tingkat II Kasad Bidang Intekmil (2023-2024) dan jabatan terakhir Pa Sahli Tingkat III Kasad Bidang Ekkudag (2024-2025). (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































