HANKAM

Masuki Tahap Akhir, TNI AD Percepat Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Uning Mas

Personel TNI AD
Personel TNI AD bersama masyarakat Desa Uning Mas percepat pembangunan Jembatan Aramco. (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM – Personel Koramil 04/Pintu Rime Gayo (PRG) dari Kodim 0119/Bener Meriah bersama masyarakat mempercepat pekerjaan pembangunan Jembatan Aramco di Desa Uning Mas, Kabupaten Bener Meriah, Minggu (26/4).

Pembangunan dikebut agar jembatan dapat dipakai oleh masyarakat sekitar dalam waktu dekat, termasuk memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Pgs. Danramil 04/PRG, Pelda Yulianto, saat ditemui di lokasi menyampaikan bahwa progres pembangunan Jembatan Aramco Desa Uning Mas menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan.

Baca Juga: Pimpin Sertijab Danlanud, Pangkodau III Soroti Peran Penting Lanud Pattimura sebagai Forward Operating Base

Ia menegaskan bahwa saat ini pekerjaan telah memasuki tahap akhir dan ditargetkan segera rampung dalam waktu dekat.

“Pekerjaan sudah memasuki tahap finishing. Saat ini kami fokus pada penyempurnaan di berbagai bagian agar jembatan ini benar-benar siap digunakan dan aman bagi masyarakat,” ujarnya dikutip dari siaran pers, Senin (27/4).

Tahap penyelesaian akhir yang saat ini tengah berlangsung meliputi pengecatan badan jembatan, perapian struktur konstruksi, serta pengecekan menyeluruh terhadap setiap komponen, mulai dari rangka utama hingga bagian pendukung lainnya.

Baca Juga: Pastikan Keamanan Perbatasan RI-Malaysia, Asops KSAD Tinjau Pos Komando Taktis Gabma Entikong

Yulianto menjelaskan bahwa keberhasilan pembangunan jembatan tersebut tidak terlepas dari sinergi yang solid antara TNI, pemerintah desa, serta partisipasi aktif masyarakat meski dihadapkan pada berbagai tantangan di lapangan, seperti kondisi cuaca yang tidak menentu dan medan yang cukup sulit.

Menurutnya, keberadaan Jembatan Aramco di Desa Uning Mas memiliki peran yang sangat vital dalam mendukung mobilitas masyarakat.

Jembatan ini diharapkan mampu menjadi solusi atas keterbatasan akses transportasi yang selama ini dirasakan warga. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.