Marinir Turunkan 4 Jenis Kendaraan Amfibi di HUT Ke-79 TNI

Jakarta, IDM – Korps Marinir menurunkan sejumlah alutsista berupa kendaraan amfibi untuk terlibat dalam perayaan HUT ke-79 TNI yang akan digelar di lapangan Silang Monas, Jakarta, pada 5 Oktober mendatang.
Hal tersebut diungkapkan oleh Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen (Mar) Endi Supardi saat meninjau pelaksanaan geladi kotor menjelang HUT ke-79 TNI yang diikuti oleh ribuan prajurit dan kendaraan tempur di Monas, Jakarta, Senin (30/9).
"Sejumlah alutsista Korps Marinir mengikuti geladi upacara, antara lain dari kendaraan amfibi BTR 50 P, BTR 50 PK, LVT 7 hingga BMP-3F," ujar Endi, dikutip dari keterangan Dispen Kormar.
Baca Juga: Prajurit TNI Dilarang Bawa Hewan dan Tumbuhan yang Dilindungi Usai Bertugas di Papua
Endi bersama sejumlah pejabat TNI lainnya juga meninjau latihan parade dan defile serta demonstrasi yang akan dipertunjukkan oleh para prajurit Marinir, pada Sabtu pekan ini.
"Ada juga demonstrasi lainnya termasuk parade pasukan, demonstrasi ketangkasan prajurit, dan aksi terjun payung free fall," jelasnya.

Dia mengatakan, perayaan puncak HUT ke-79 TNI menjadi momen yang sangat dinanti oleh masyarakat, dikarenakan dapat melihat dari dekat para prajurit serta berbagai alutsista canggih.
Baca Juga: KSAL Pimpin Laporan Kenaikan Pangkat, 9 Kolonel Pecah Bintang
"(Masyarakat) dapat melihat langsung kendaraan tempur dan peralatan militer mutakhir serta demonstrasi ketangkasan dari prajurit TNI, termasuk Korps Marinir," kata Endi.
Sebelumnya, Kapuspen TNI Mayjen Hariyanto mengungkapkan total alutsista rantis yang diturunkan di HUT ke-79 TNI berjumlah 1.059 rantis dan mobil antik.

"Alutsista yang tergelar mengikuti upacara defile sebanyak 1.059 rantis dan mobil antik," kepada Indonesia Defense Magazine, Jumat (27/9) lalu.
Nantinya alutsista ini akan mengikuti berbagai rangkaian acara kegiatan seperti parade, demontrasi, defile pasukan dan alutsista.
Baca Juga: Tank Harimau, Senapan AM-1 Hingga Ranpur Anoa Dipamerkan di Filipina
"Sedangkan rangkaian acara mulai dari persiapan upacara, upacara parade, demontrasi, defile pasukan dan alutsista ditambah panggung hiburan rakyat, makan gratis dan pembagian sembako," jelas Hariyanto.
Sementara prajurit yang terlibat di HUT ke-79 TNI di Monas berjumlah 100 ribu prajurit.
"Untuk pasukan yang tergelar dalam kegiatan HUT Ke-79 TNI dengan seluruh perangkat dan pendukungnya sebanyak 100 ribu orang," kata Hariyanto. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































