Marinir TNI AL Uji Coba Drone Tembak AR-1

Jakarta, IDM – Korps Marinir TNI Angkatan Laut melakukan uji coba alat utama sistem persenjataan (alutsista) berupa kendaraan nirawak atau drone tembak AR-1.
Uji coba sekaligus diskusi drone tempur itu digelar di Lapangan Tembak Brigif 1 Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (18/7). Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen Endi Supardi hadir dalam kesempatan tersebut.
Baca Juga: Berlayar dari Italia, KRI Brawijaya-320 Akan Tiba di Indonesia Awal September 2025
Endi mengatakan bahwa uji coba ini bertujuan melihat kemampuan dan spesifikasi drone tempur sehingga dapat mengevaluasi dan mendapatkan spesifikasi yang dibutuhkan oleh Korps Marinir TNI AL.
“Drone yang diuji coba adalah drone tembak AR-1 dengan kemampuan menembak senjata senapan dan drone Revolver yang dapat membawa bom mortir,” tulis keterangan Dinas Penerangan Korps Marinir TNI AL, Sabtu (19/7).
Drone tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan profesionalisme prajurit marinir dalam menjalankan tugas-tugas operasi.
Endi menekankan pentingnya dukungan sarana dan prasarana terbaik bagi prajurit yang akan berangkat ke daerah operasi.
Baca Juga: Kerahkan Lima Pesawat Tempur, TNI AU-TUDM Gelar Patroli Udara Bersama di Selat Malaka
“Dengan adanya drone tempur ini, prajurit marinir dapat lebih efektif dalam melaksanakan tugas-tugas tempur,” tulis keterangan Dispen Kormar.
Hasil uji coba tersebut diharapkan meningkatkan kemampuan Korps Marinir TNI AL dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI. (nma)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































