HANKAM

Marinir TNI AL Latihan Tembak Mortir Bareng Pasukan Asing di Lampung

Prajurit Marinir TNI AL
Prajurit Marinir TNI AL bersiap menembakkan mortir saat latihan gabungan Super Garuda Shield (SGS) 2026 di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Selasa (1/9). (Foto: Dok. Dispen Kormar)

Jakarta, IDM – Prajurit Korps Marinir TNI AL menembakkan mortir bersama pasukan militer asing di kawasan Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Selasa (1/9). Sesi ini menjadi bagian dari latihan gabungan bersama Super Garuda Shield (SGS) 2026.

Suara dentuman mortir terdengar beruntun di lokasi saat prajurit menentukan titik sasaran. Selain menembak jarak jauh, pasukan gabungan ini menggelar simulasi tembak lorong reaksi untuk melatih refleks, komunikasi, dan koordinasi tim di lapangan.

Baca Juga: Marinir Uji Keahlian Sniper dan Survival Bersama Pasukan AS hingga Korea di Lampung

Panglima Korps Marinir Letjen TNI (Mar) Endi Supardi menjelaskan, latihan ini menjadi wadah untuk menguji kesiapan prajurit sekaligus membangun kerja sama antarpasukan.

Prajurit militer Jepang
Prajurit militer Jepang mengisi amunisi mortir dalam simulasi tembak pada Super Garuda Shield 2026. (Foto: Dok. Dispen Kormar)

"Latihan bersama tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan prajurit. Latihan ini sekaligus memperkuat kerja sama serta interoperabilitas antara TNI dan pasukan negara peserta," kata Endi dalam keterangan tertulis Dispen Kormar, dikutip Kamis (3/9).

Baca Juga: Satgas Gabungan Tembak Mati 4 OPM dari Batalion Eden Sawi

Endi menambahkan, kesamaan prosedur dan pemahaman di lapangan menjadi modal utama dalam mendukung keberhasilan operasi gabungan.

Latihan bertajuk field training exercise ini berjalan hingga 11 September dengan melibatkan 4.743 personel dari 21 negara. Selain uji kemampuan militer, agenda internasional ini bertujuan memperkuat kemitraan pertahanan antarnegara di kawasan Indo-Pasifik.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.