Marinir TNI AL Gelar Gerakan Kapal ke Pantai untuk Rebut Wilayah Musuh

Jakarta, IDM – Prajurit Batalyon Kapa (Yonkapa) 2 Marinir melaksanakan materi gerakan kapal ke pantai (GKK) dan parimeter pantai, dalam rangkaian latihan satuan dasar (LSD) II dan latihan satuan lanjutan (LSl) I aspek darat dan laut di Surabaya, Kamis (30/5).
Komandan Batalyon Kapa 2 Marinir Mayor (Mar) Yalesesa Milwa Suga menjelaskan gerakan kapal ke pantai merupakan tahapan awal untuk kendaraan tempue Kapa yang masuk dalam gelombang atas panggilan sebelum melewati garis awal serangan.
"Tahapan gerakan kapal ke pantai tersebut bertujuan memberikan bantuan berupa meriam artileri maupun personel di pantai pendaratan," ujar Yalesesa, dikutip dari keterangan Pasmar 2, Jumat (31/5).
Baca Juga: Tanggal 29 Mei Jadi Hari Spesial Bagi Prajurit Perdamaian, Ini Penjelasannya
Sementara itu gerakan kapal ke pantai dan parimeter pantai juga termasuk suatu materi yang sangat diperlukan dalam operasi amfibi untuk merebut serta menguasai bibir pantai lawan.

"Latihan ini disimulasikan seperti pada medan sebenarnya sehingga para prajurit mampu mengaplikasikannya pada medan penugasan sebagai pasukan pendarat," lanjutnya.
Yalesesa yang ikut dalam latihan tersebut, melaksanakan materi gerakan kapal ke pantai dan parimeter pantai dengan mengemudikan kendaraan tempur Kapa K-61.
Baca Juga: Tinjau Latma Albatros Ausindo 2024, Asops KSAU : Tingkatkan Kemampuan dan Kerja Sama Militer
Pada akhir latihan, Yalesesa yang juga selaku perwira pelaksanaan latihan (Palaklat) LSD II dan LSL I aspek darat dan laut, langsung memberikan apresiasi kepada para prajuritnya yang menjalani latihan dengan serius, militan, dan mengutamakan faktor keselamatan.
"Semoga latihan seperti ini dapat terus dilaksanakan untuk mengasah kemampuan prajurit Korps Marinir TNI AL di medan latihan dan dapat diaplikasikan di medan penugasan," tandasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































