Marinir TNI AL dan AS Uji Taktik Tempur Kota di Lampung

Jakarta, IDM – Prajurit Korps Marinir TNI AL dan Amerika Serikat (United States Marine Corps/USMC) menguji taktik tempur pertempuran jarak dekat di medan perkotaan di Margodadi, Kabupaten Pesawaran, Lampung, Kamis (27/8). Simulasi tempur kota ini menjadi bagian dari ajang latihan bersama Platoon Exchange (PLATEX) 2026.
Kepala Staf Korps Marinir (Kaskormar) Mayjen (Mar) Suherlan melihat langsung peragaan simulasi misi penuh (full mission profile) tersebut. Suherlan mengecek kesiapan pasukan gabungan saat mengeksekusi skenario pertempuran di lapangan.
Di hadapan peserta latihan, Suherlan menyuntikkan semangat kepada para prajurit kedua negara agar melahap seluruh materi latihan dengan disiplin tinggi.
Baca Juga: Pesawat Tempur F-16 Terbang di Langit Jakarta, TNI AU: Persiapan untuk Merdeka Run 2026
"Gembira bersama keluarga, gembira di medan latihan, dan gembira di medan operasi. Kalian adalah generasi penerus Korps Marinir. Tunjukkan bahwa kalian prajurit tangguh, profesional, dan siap menghadapi setiap tantangan penugasan!" seru Suherlan, dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Jumat (28/8).
Latihan bersama yang bergulir sejak 12 hingga 28 Agustus ini menerjunkan 109 prajurit Marinir Indonesia dan 60 personel USMC. Komandan Satgas PLATEX 2026 Letkol (Mar) Muhammad Kristian Widiantoro mendampingi langsung jalannya simulasi di lapangan.
Selain memantau latihan tempur kota, Suherlan bersama rombongan mengecek sejumlah titik yang disiapkan untuk latihan gabungan bersama Super Garuda Shield (SGS) 2026. Pengecekan menyasar sektor Pematang Liang untuk penembakan mortir dan penembak runduk, sektor Caligi untuk materi menembak lorong dan kelangsungan hidup di hutan, area helipad Lanal Lampung untuk evakuasi medis udara, hingga Desa Kemuning untuk operasi penyerbuan hutan.
Baca Juga: Pangdivif 2 Kostrad: Jangan Jadikan TNI untuk Kejar Gaya Hidup, tetapi Jalan Pengabdian
Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir (Kadispen Kormar) Kolonel (Mar) Rana Karyana menjelaskan, kehadiran pimpinan Korps Marinir TNI AL di Lampung bertujuan memastikan seluruh lokasi siap menampung skala latihan yang lebih besar.
"Kaskormar meninjau langsung medan latihan untuk memastikan seluruh fasilitas pendukung, mulai dari area tembak senjata berat hingga titik evakuasi medis, siap dipakai pada agenda Super Garuda Shield 2026," kata Rana dalam keterangannya.
Rana menyebut kolaborasi ini tidak sekadar mengasah kemampuan bertempur prajurit di lapangan, tetapi juga mempererat hubungan militer kedua negara sahabat.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































