Marinir TNI AL Ajari US Marine Keterampilan Bertahan Hidup di Hutan

Jakarta, IDM - Prajurit Korps Marinir TNI AL memberikan materi tentang cara bertahan hidup di hutan (jungle survival) kepada Marinir AS, dari US Marine Corps Forces, Pacific (Marforpac) di Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (25/11).
Dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Minggu (26/11), jungle survival merupakan ilmu bertahan hidup dalam keadaan darurat dengan memanfaatkan alam sekitar.
Baca Juga: Pesan KSAU kepada Seluruh Dansat TNI AU: Tegak Lurus pada Aturan dan Junjung Netralitas TNI
Kegiatan diawali dengan para pelatih dari Korps Marinir TNI AL menjelaskan materi mengenai berbagai jenis sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan untuk bertahan hidup serta cara mengolahnya di hutan.

Setelah itu, dilanjutkan dengan memperkenalkan berbagai jenis tanaman hutan yang bisa dimakan secara langsung dan yang tidak bisa dimakan serta mempraktikkan cara menangkap dan memasak sejumlah binatang buas, seperti ular.
Baca Juga: Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 111/KB Ajak Warga Papua Selatan Jaga Stabilitas Negara
Para Korps Marinir dari US Marforpac yang awalnya terlihat ragu untuk mencoba, mereka menjadi antusias setelah bisa mengolah dan memakan makanan yang didapatkan di hutan Sukabumi.
"Dengan latihan ini, diharapkan para peserta dapat mengetahui tata cara bertahan hidup di hutan dengan berbagai jenis tanaman hutan dan binatang yang bisa dimakan secara langsung dan yang tidak bisa dimakan," jelas Dansattas Keris Marex 2023 Letkol (Mar) Arief Bastian Sanusi Chaniago. (at)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































