HANKAM

Marinir Penjaga Perbatasan RI-Australia di Pulau Ndana Gelar Upacara HUT Ke-79 TNI

Satgas Operasi Pengamanan Pulau Terluar
Para prajurit Pasmar 2 yang tergabung dalam Satgas Operasi Pengamanan Pulau Terluar XXVIII Pulau Ndana mengikuti upacara HUT ke-79 TNI di Kabupaten Rote, NTT, Sabtu (5/10). (Foto: Dok. Pasmar 2)

Jakarta, IDM – Para prajurit Korps Marinir yang tergabung dalam satuan tugas (satgas) operasi pengamanan pulau terluar XXVIII Pulau Ndana menggelar upacara peringatan HUT ke-79 TNI di Desa Solasi, Kabupaten Rote, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (5/10).

Pada pelaksanaan upacara tersebut, Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Pulau Rote Letkol Laut (P) Andrik Irwanto bertindak sebagai inspektur upacara sedangkan komandan upacara dipimpin oleh Komandan Unit Intel Kodim 1627/RN Rote Ndao Letda Inf Matias Modok.

Baca Juga: Peringati HUT ke-79 TNI, Lanud Adi Soemarmo Bagikan Makan Gratis

Andrik membacakan amanat Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto kepada para prajurit satgas mengenai perubahan lingkungan strategis yang terus berkembang secara dinamis dan semakin kompleks.

"Perubahan ini diikuti perkembangan politik, ekonomi dan teknologi, selain telah menciptakan dimensi dan metode peperangan baru, juga membawa dampak disruptif di segala bidang," ucap Andrik, dikutip dari keterangan Pasmar 2.

Satgas Operasi Pengamanan Pulau Terluar
(Foto: Dok. Pasmar 2)

Dia melanjutkan, perkembangan situasi tersebut harus terus diikuti dan menjadi dasar penyiapan kapabilitas TNI dari waktu ke waktu.

"TNI membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang punya visi ke depan dan kemampuan yang inovatif dalam membangun TNI lebih modern, kuat, dan profesional," paparnya.

Baca Juga: HUT ke-79 TNI, Jokowi Minta Prajurit Dukung Transisi Pemerintahan

Dalam amanat Panglima TNI itu, Andrik menyebutkan harapan kepada setiap prajurit tiga matra untuk mengedepankan tugas dan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi.

"Sekecil apapun sikap dan tindakan primitif akan mengganggu bahkan merusak jati diri TNI sebagai tentara rakyat, pejuang, nasional, dan profesional," tandasnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.