HANKAM

Marinir Masak 2.500 Porsi Makanan di Monas untuk Prajurit TNI

Prajurit Yonbekpal 1 Marini
Prajurit Yonbekpal 1 Marinir memasak 2.500 porsi makanan hangat dan bergizi untuk para prajurit TNI yang tengah berlatih rangkaian upacara peringatan HUT ke-80 TNI, di Monas, Selasa (23/9). (Foto: Dok. Pasmar 1)

Jakarta, IDM – Prajurit Batalyon Perbekalan dan Peralatan (Yonbekpal) 1 Marinir menyiapkan 2.500 porsi makanan bagi prajurit TNI yang tengah mengikuti latihan upacara peringatan HUT ke-80 TNI di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Selasa (23/9).

Komandan Yonbekpal 1 Marinir, Letkol (Mar) Dian Mayestika menjelaskan, 2.500 porsi makanan terdiri dari beragam menu yang mengandung karbohidrat, protein, serat, hingga mineral.

“Menu yang disajikan terdiri dari nasi putih, ayam semur, ayam tepung, sayur kacang, tempe, buah pisang, dan air mineral,” jelasnya, dikutip dari keterangan Pasmar 1, Rabu (24/9).

Baca Juga: Satgas Gabungan TNI Temukan Empat Kebun Ganja Tersembunyi di Oksibil

Selaku ketua tim lapangan, Dian mengungkapkan penyediaan makanan dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari pembelian bahan mentah, pemeriksaan kualitas, penyiapan bumbu dan bahan, pengolahan, hingga pengemasan dan pendistribusian.

“Sebelum dikemas, tim kesehatan dari Dinas Kesehatan Korps Marinir melakukan pemeriksaan keamanan makanan (food security) untuk memastikan kualitas dan keamanan pangan,” ungkapnya.

Tim Dinas Kesehatan Korps Marinir
Tim Dinas Kesehatan Korps Marinir memeriksa keamanan makanan sebelum disajikan kepada para prajurit TNI di lapangan. (Foto: Dok. Pasmar 1)

Ia mengatakan, proses memasak dilakukan di kendaraan khusus (ransus) yang dirancang sebagai dapur lapangan Yonbekpal 1 Marinir, melibatkan 70 prajurit di bawah pimpinan Komandan Peleton Dapur Lapangan, Lettu (Mar) Utomo Puji Raharjo.

Baca Juga: KRI Bima Suci Berlayar dari Makassar ke Jakarta untuk HUT ke-80 TNI

Adapun penyediaan makanan ini berada di bawah koordinasi kepala badan perbekalan TNI sebagai koordinator dapur lapangan HUT ke-80 TNI, serta Komandan Resimen Bantuan Tempur (Danmenbanpur) 1 Marinir, Kolonel (Mar) Yuyun Susanto yang memimpin dapur lapangan TNI AL.

Rangkaian peringatan HUT ke-80 TNI telah dimulai sejak Minggu (21/9) di Silang Monas, Jakarta, dan dipastikan akan berlangsung meriah hingga puncaknya pada Minggu (5/10) mendatang. Perayaan tahun ini akan melibatkan ratusan ribu prajurit TNI dari tiga matra, sekaligus menampilkan beragam alutsista.

Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom), Mayjen Yusri Nuryanto, di Jakarta, Selasa (23/9) menjelaskan sekitar 140 ribu prajurit serta 152 kendaraan taktis dan tempur akan terlibat langsung dalam rangkaian kegiatan di Monas.

Baca Juga: Perkuat Kerja Sama Pertahanan, Menhan Sjafrie Terima Kunjungan Dubes Pakistan

Yusri juga mengingatkan masyarakat untuk memahami kemungkinan gangguan lalu lintas selama dua pekan ke depan, mengingat banyak alutsista yang dipamerkan dan kegiatan yang berlangsung di area Monas.

“Bapak Panglima TNI menyampaikan permohonan maaf apabila proses rangkaian kegiatan ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat, terutama di jalur-jalur sekitar Monas,” ujarnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.