HANKAM

Marinir di Papua Intensifkan Patroli Hutan Mangrove, Jaga Patok Batas dan Ekosistem Pesisir

Pasmar 3
Pasmar 3 patroli menyusuri hutan mangrove di Sorong, Papua Barat Daya, Jumat (12/9). (Foto: Dok. Pasmar 3)

Jakarta, IDM – Pasukan Marinir (Pasmar) 3 melaksanakan patroli dengan cara menyusuri hutan mangrove di kawasan Kota Sorong, Papua Barat Daya, Jumat (12/9).

Patroli yang dipimpin Wakil Komandan Pasmar 3 Kolonel (Mar) David Candra Viasco ini menggunakan tiga unit perahu karet milik Detasemen Intai Para Amfibi (Denipam) 3 Marinir dengan melibatkan para perwira Detasemen Markas Komando (Denmako) Pasmar 3.

“Rute penyisiran diarahkan ke perairan hutan mangrove untuk memastikan kondisi patok batas wilayah Kesatrian Marinir Agoes Soebekti tetap terjaga, serta meninjau langsung ekosistem pesisir yang berfungsi sebagai benteng alami,” jelas David, dikutip dari keterangan Pasmar 3, Sabtu (13/9).

Ia menegaskan, patroli hutan mangrove ini memiliki manfaat ganda, baik dari aspek pertahanan maupun kelestarian lingkungan.

Baca Juga: Airdrop Gaza Rampung, Satgas Garuda Merah Putih II Ungkap Tantangan Operasi di Area Perang

“Patroli ini bukan sekadar rutinitas pengamanan, namun juga komitmen kita untuk menjaga kelestarian lingkungan. Mangrove adalah sahabat kita, penjaga garis pantai, sekaligus bagian dari pertahanan alamiah bangsa,” tegasnya.

Selain itu, David mengatakan hutan mangrove memiliki fungsi strategis sebagai penyangga lingkungan, pencegah abrasi pantai, serta habitat alami bagi berbagai jenis biota laut.

“Oleh karena itu, setiap kegiatan patroli tidak hanya kami fokuskan pada pengamanan patok batas wilayah, tetapi juga untuk memastikan ekosistem di sekitar hutan mangrove ini tetap lestari,” ujar David.

Patroli mangrove yang dilaksanakan secara berkala oleh Pasmar 3 diharapkan dapat memperkuat pengawasan batas wilayah Kesatrian Marinir Agoes Soebekti.

“Kami ingin menumbuhkan kesadaran prajurit maupun masyarakat akan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem pesisir,” pungkasnya. (at)Jakarta, IDM - Pasukan Marinir (Pasmar) 3 melaksanakan patroli dengan cara menyusuri hutan mangrove di kawasan Kota Sorong, Papua Barat Daya, Jumat (12/9).

Baca Juga: 1.114 Tamtama TNI AD Lulus Pendidikan Infanteri, Dilantik Pangkat Prada

Patroli yang dipimpin Wakil Komandan Pasmar 3 Kolonel (Mar) David Candra Viasco ini menggunakan tiga unit perahu karet milik Detasemen Intai Para Amfibi (Denipam) 3 Marinir dengan melibatkan para perwira Detasemen Markas Komando (Denmako) Pasmar 3.

“Rute penyisiran diarahkan ke perairan hutan mangrove untuk memastikan kondisi patok batas wilayah Kesatrian Marinir Agoes Soebekti tetap terjaga, serta meninjau langsung ekosistem pesisir yang berfungsi sebagai benteng alami,” jelas David, dikutip dari keterangan Pasmar 3, Sabtu (13/9).

Ia menegaskan, patroli hutan mangrove ini memiliki manfaat ganda, baik dari aspek pertahanan maupun kelestarian lingkungan.

“Patroli ini bukan sekadar rutinitas pengamanan, namun juga komitmen kita untuk menjaga kelestarian lingkungan. Mangrove adalah sahabat kita, penjaga garis pantai, sekaligus bagian dari pertahanan alamiah bangsa,” tegasnya.

Baca Juga: Gelar FPC, TNI AU dan RAAF Matangkan Persiapan Latma Rajawali Ausindo 2025

Selain itu, David mengatakan hutan mangrove memiliki fungsi strategis sebagai penyangga lingkungan, pencegah abrasi pantai, serta habitat alami bagi berbagai jenis biota laut.

“Oleh karena itu, setiap kegiatan patroli tidak hanya kami fokuskan pada pengamanan patok batas wilayah, tetapi juga untuk memastikan ekosistem di sekitar hutan mangrove ini tetap lestari,” ujar David.

Patroli mangrove yang dilaksanakan secara berkala oleh Pasmar 3 diharapkan dapat memperkuat pengawasan batas wilayah Kesatrian Marinir Agoes Soebekti.

“Kami ingin menumbuhkan menumbuhkan kesadaran prajurit maupun masyarakat akan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem pesisir,” pungkasnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.