Marinir di Papua Berikan Layanan Kesehatan dari Pintu ke Pintu

Jakarta, IDM – Prajurit Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Infanteri (Yonif) 6 Marinir yang sedang bertugas patroli di wilayah Kabupaten Yahukimo, Papua, Kamis (14/11) menggelar pelayanan kesehatan untuk masyarakat.
Komandan Satgas Yonif 6 Marinir, Letkol (Mar) Rismanto Manurung menjelaskan, para prajurit melakukan layanan kesehatan dari pintu ke pintu (door to door) pemukiman masyarakat di Kabupaten Yahukimo.
"Pelayanan kesehatan ini merupakan kepedulian satgas dan wujud bakti untuk masyarakat Papua dalam membantu meningkatkan kesehatan di Kabupaten Yahukimo," jelas Rismanto, dikutip dari keterangan Pasmar 1, Jumat (15/11).
Baca Juga: Napak Tilas, Resimen Lapis Baja Belanda “Huzaren Van Boreel” Kunjungi Pussenkav TNI AD
Selain untuk menjaga hubungan dan komunikasi yang baik, kegiatan tersebut diharapkan menjadi solusi untuk masyarakat di Kabupaten Yahukimo dalam mendapatkan layanan kesehatan.

"Kehadiran satgas diharapkan dapat menjadi solusi masyarakat dalam hal kesehatan, lantaran akses mereka terhadap sejumlah fasilitas kesehatan memang cukup terbatas," ujar Rismanto.
Baca Juga: Lomba Tembak AARM ke-32 Dibuka, Indonesia Punya Tradisi Juara
Adapun para prajurit Satgas Yonif 6 Marinir mulai bertugas di tanah Papua sejak diberangkatkan oleh Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen (Mar) Endi Supardi dari Jakarta, Selasa (21/5) lalu. Mereka bertugas sebagai pengaman dan penjaga perbatasan RI-Papua Nugini.
Sebelum pemberangkatan ke daerah penugasan, para prajurit satgas terlebih dahulu menjalani latihan pratugas di Gunung Halimun Salak, Jawa Barat, pada beberapa waktu lalu. Latihan bertujuan mempersiapkan dan menjaga kemampuan fisik serta menembak untuk menjadi bekal perorangan.
Selain itu, dalam latihan pratugas itu para prajurit satgas juga mempelajari penguasaan medan tempur di daerah penugasan dengan mampu membaca dan menganalisa kontur dan jalan-jalan pendekat untuk menentukan bagaimana tindakan yang harus diambil ketika berada di daerah rawan. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































