HANKAM

Marinir dan Dedi Mulyadi Cetak Generasi Disiplin lewat Pendidikan 'Gapura Panca Waluya'

Pangkormar Letjen (Mar) Endi Supardi dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Pangkormar Letjen (Mar) Endi Supardi dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menutup program pendidikan karakter di Cilandak, Jakarta, Senin (10/8). (Foto: Dispen Kormar)

Jakarta, IDM – Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letjen (Mar) Endi Supardi bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menutip pendidikan 'Gapura Panca Waluya' di Cilandak, Jakarta, Senin (11/8).

Gapura Panca Waluya bertujuan membentuk siswa yang kuat, disiplin, dan berintegritas. Dalam kegiatan ini, Endi dan Dedi Mulyadi menutup pendidikan ini sebagai tanda para siswa telah menyelesaikan program pendidikan karakter dengan baik.

Pada kesempatan tersebut, Dedi Mulyadi mengapresiasi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan karakter dengan baik.

Baca Juga: Air Staff Talks Perdana, TNI AU–Russian Aerospace Force Sepakat Tingkatkan Interoperabilitas

"Saya berharap para siswa dapat menerapkan nilai-nilai yang telah dipelajari dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi generasi berkarakter, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan di masa depan," ujar Dedi Mulyadi, dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Selasa (12/8).

Sementara Endi juga menekankan kepada para siswa agar dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dan menjadi aset berharga bagi bangsa dan negara.

"Teerima kasih kepada pemerintah provinsi Jawa Barat atas kepercayaan yang diberikan kepada Korps Marinir dalam melaksanakan pendidikan karakter ini," kata Endi.

Upacara penutupan diakhiri dengan penyematan brevet kepada para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan karakter. Endi berharap, para siswa dapat menjadi generasi emas yang kuat, disiplin, dan berintegritas, serta siap menghadapi tantangan di masa depan.

Baca Juga: JAT Siap Unjuk Manuver Udara dengan Asap ‘Merah Putih’ di Peringatan HUT ke-80 RI

"Kolaborasi antara Korps Marinir dan pemerintah provinsi Jawa Barat dalam membentuk generasi penerus bangsa yang berkarakter merupakan langkah positif dalam membangun masa depan bangsa lebih baik," tutupnya.

Sebelumnya, program ini sempat memicu perdebatan, khususnya terkait gagasan Dedi Mulyadi untuk memasukkan anak muda ke barak militer sebagai bagian dari pembinaan karakter. Sebagian pihak menilai metode ini terlalu keras bagi pelajar, sementara pendukungnya melihatnya sebagai langkah nyata membentuk generasi disiplin dan tangguh di tengah arus globalisasi.

Penyelenggara menegaskan pembinaan dilakukan dengan pendekatan edukatif, aman, dan terukur. Dukungan Korps Marinir dinilai memperkuat aspek nasionalisme, semangat bela negara, serta menanamkan karakter positif yang dibutuhkan generasi penerus bangsa. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.