HANKAM

Marinir Bersama Bulog Sediakan Beras Murah di Jakarta, Surabaya, dan Sorong

Pasmar 1
Pasmar 1 menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) 2025 di Kesatrian Marinir Baroto Sardadi, Marunda, Jakarta, Sabtu (30/8). (Foto: Dok. Pasmar 1)

Jakarta, IDM – Korps Marinir melalui Pasmar 1, Pasmar 2, dan Pasmar 3 bersinergi dengan Perum Bulog menggelar gerakan pangan murah (GPM) serentak di tiga kota, Sabtu (30/8).

Di Jakarta, Pasmar 1 menggelar GPM di Kesatrian Marinir Baroto Sardadi, Marunda. Ratusan warga pesisir, khususnya masyarakat Marunda dan Cilincing, berbondong-bondong memanfaatkan kesempatan memperoleh beras dan sembako dengan harga terjangkau.

“GPM ini kami gelar sebagai bentuk kepedulian Marinir terhadap masyarakat sekitar kesatrian. Program ini juga mendukung pemerintah dalam menjaga kestabilan harga dan stok pangan nasional,” ujar Danpasmar 1 Brigjen TNI (Mar) Ena Sulaksana, dikutip dari keterangan Pasmar 1, Minggu (31/8).

Baca Juga: Kodam I/BB Bagikan 250 Paket Makanan Bergizi untuk Anak Sekolah dan Panti Asuhan

Kemudian di Surabaya, Pasmar 2 melaksanakan GPM di Kesatrian Marinir Soetedi Senaputra, Karangpilang. Sejak pagi, warga antre untuk membeli beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan pokok lainnya.

Perwira Staf Logistik Bantuan Tempur (Paslog Banpur) Pasmar 2 Letkol (Mar) Yahya Prasetyo, menyampaikan kegiatan ini tidak hanya untuk prajurit dan keluarga besar TNI, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum sekitar kesatrian.

Pasmar 2
Gerakan Pangan Murah Pasmar 2 di Bhumi Marinir Karangpilang, Surabaya, Sabtu (30/8). (Foto: Dok. Pasmar 2)

“Kami selenggarakan GPM bersama Bulog untuk membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional. Antusiasme warga Surabaya menunjukkan program ini memang dibutuhkan,” ucap Yahya, melalui siaran pers Pasmar 2.

Sementara di Sorong, Pasmar 3 menyalurkan tiga ton beras SPHP di Kesatrian Marinir Agoes Soebekti, Distrik Klaurung. Beras dijual Rp58.000 per karung (5 kg) dan langsung diserbu warga yang hadir sejak pagi. Selain keluarga besar TNI, kegiatan ini juga menyasar purnawirawan, warakawuri, dan masyarakat umum.

Baca Juga: Panglima TNI Minta Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi

Danpasmar 3 Brigjen (Mar) Andi Rahmat M, menuturkan GPM dapat meringankan beban warga, menstabilkan harga beras di wilayah Sorong, serta membantu ketersediaan pangan, khususnya di tengah situasi Kota Sorong yang beberapa hari terakhir sempat kurang kondusif.

Pasmar 3
Pasmar 3 menghadirkan Gerakan Pangan Murah di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu (30/8). (Foto: Dok. Pasmar 3)

“Dengan harga beras SPHP yang lebih murah, masyarakat bisa tetap memperoleh kebutuhan pokok tanpa harus terbebani tingginya harga di pasaran,” tutur Andi, dikutip dari keterangan Pasmar 3.

Secara nasional, GPM dilaksanakan di 9.111 titik distribusi dengan target penyaluran 58.014 ton beras SPHP. Beras dijual Rp58.000 per karung (5 kg) atau sekitar Rp11.600 per kilogram, lebih murah dari harga pasar yang berkisar Rp13.000-Rp14.000 per kilogram. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.