Manlap Angkasa Yudha 2024, TNI AU Lakukan Misi Air to Air Refueling dengan Hawk 200 dan C-130 Hercules

Jakarta, IDM – Sebanyak dua jenis pesawat milik TNI Angkatan Udara (TNI AU), yakni pesawat tempur Hawk 200 dan pesawat angkut C-130 Hercules dikerahkan untuk misi pengisian bahan bakar di udara (air to air refueling) dalam manuver lapangan (Manlap) Latihan Angkasa Yudha 2024, Selasa (26/11).
Misi air to air refueling menunjukkan sinergi di antara pesawat angkut C-130 Hercules dan pesawat tempur Hawk 200 dalam mendukung keberhasilan misi TNI AU.
Baca Juga: Oni Enumbi, OPM Penembak Prajurit TNI AL di Puncak Jaya Ditangkap
Di sisi lain, pelaksanan misi pengisian bahan bakar di udara ini bertujuan untuk memperpanjang waktu terbang pesawat tempur, sehingga operasi udara dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien.

“Kemampuan pengisian bahan bakar di udara menjadi salah satu elemen krusial, terutama dalam misi operasi udara yang membutuhkan daya jelajah tinggi dan ketahanan operasional yang optimal,” tulis Dispenau dalam keterangan resminya dikutip Rabu (27/11).
Baca Juga: Sathar 15 Rampungkan Pemeliharaan Besar C-130H Hercules, Pesawat Siap Kembali Perkuat TNI AU
TNI Angkatan Udara dilaporkan tengah menggelar latihan puncak bertajuk Angkasa Yudha 2024 dengan mengerahkan puluhan alat utama sistem persenjataan (alutsista) hingga ribuan personel.
“Latihan Angkasa Yudha 2024, sebagai latihan puncak TNI AU dirancang untuk menguji kesiapan operasi udara secara menyeluruh, termasuk integrasi berbagai satuan dan kemampuan pendukungnya,” pungkas Dispenau. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































