HANKAM

Manfaatkan Sungai Besar, TNI AD-Kementan Perluas Areal Tanam Padi di Indonesia

Kerja sama TNI AD-Kementan
Kerja sama TNI AD-Kementan, optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam berupa sungai-sungai besar untuk perluas tanam padi. (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM - Untuk mewujudkan ketahanan pangan TNI AD dan Kementerian Pertanian (Kementan) RI kembali melakukan kerja sama optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam berupa sungai-sungai besar melalui sistem pompanisasi untuk memperluas areal tanam padi di tanah air. Penandatanganan kerja sama (PKS) ini dilakukan di Kantor Kementan RI, Jakarta, Jumat (8/3/2024).

Dalam kerja sama ini, kedua belah pihak sepakat untuk melakukan berbagai langkah konkret guna mencapai tujuan bersama dalam sektor pertanian. Khususnya dalam hal perluasan lahan tanam padi dan peningkatan sistem irigasi pompanisasi, melalui Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten bersama dengan Satuan Komando Kewilayahan (Satkowil) di seluruh Indonesia.

Baca Juga: KSAD Pimpin Sertijab 14 Jabatan Strategis Pati TNI AD, Ini Daftarnya

KSAD pada kesempatan itu, menyampaikan ucapan terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan Kementan kepada TNI AD dalam program yang bertujuan menyejahterakan masyarakat ini.

"Kami berterima kasih mendapatkan kepercayaan ini. Jadi, kemarin-kemarin sudah banyak yang meminta kami (untuk menangani pertanian dan irigasi), tapi karena anggaran terbatas, masih menunggu giliran. Karena telah tersosialisasi di bawah (Satkowil), mudah-mudahan kita bisa menambah percepatan pengairan, khususnya untuk pertanian,“ kata KSAD.

Baca Juga: Kopassus Resmi Dipimpin Komandan Baru Brigjen TNI Djon Afriandi

Ia pun menyarankan agar fokus pengairan tidak hanya dilakukan pada persawahan, namun juga di sektor perkebunan. Sehingga, akan ada lebih banyak lahan yang dapat dikerjakan oleh masyarakat, seperti program perkebunan yang dikelola TNI AD bersama masyarakat di wilayah Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa Kementan akan mendistribusikan alat pompa air ke Dinas Pertanian di seluruh Indonesia, sehingga para petani dapat tetap mengolah lahan pertaniannya di musim kemarau dengan memompa air dari sungai-sungai ke lahan pertanian. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.