Mabes TNI: Belum Ada Pembahasan Babinsa Awasi Pajak

Jakarta, IDM – Markas Besar (Mabes) TNI angkat bicara soal rencana Bintara Pembina Desa (Babinsa) dalam mengawasi wajib pajak.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Muhammad Nas mengatakan bahwa Mabes TNI belum membahas rencana tersebut.
Baca Juga: Menuju Rusia, Kapal Perang TNI AL KRI I Gusti Ngurah Rai-332 Singgah di Busan
“Belum ada wacana atau pembahasan ke arah sana,” ujar Nas saat dikonfirmasi wartawan, Senin (20/7).
Dengan demikian, Mabes TNI belum memiliki aturan turunan menindaklanjuti Surat Edaran Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Nomor SE-8/PJ/2026 tentang Pedoman Pengawasan Kepatuhan Wajib Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tersebut.
“Belum ada aturan, belum ada pembahasan,” tutur Kapuspen TNI.
Baca Juga: Di Hawaii, Marinir TNI AL Serap Taktik Tempur Marinir Amerika
Diketahui, Ditjen Pajak Kemenkeu mengeluarkan SE Nomor SE-8/PJ/2026 dengan melibatkan Babinsa dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibnas) ikut mengawasi wajib pajak. Hal itu termaktub dalam pada Poin A.
“Kegiatan pengawasan dilakukan dengan berbagai cara dan pendekatan, seperti visitasi, penyisiran (canvassing), pengamatan langsung, pembangunan jejaring informasi (melalui Babinsa/Bhabinkamtibnas), penilaian dengan teknologi remote sensing, web scraping, pemanfaatan informasi media, telaah jurnal atau karya ilmiah, analisis data yang belum teridentifikasi, bedah wajib pajak, bedah kawasan ekonomi, mirroring hasil pemeriksaan/penyidikan/proses bisnis lainnya, taxation partnership, serta berbagai cara lain yang tidak bertentangan dengan ketentuan hukum,” tulis SE tersebut.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































