Luncurkan Buku Karyanya, KSAD: Saya Inginkan Ajarkan Gaya Kepemimpinan yang Dicintai

Jakarta, IDM - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman resmi meluncurkan buku karyanya berjudul "Gaya Kepemimpinan Strategis dan Green Human Resource Management dalam Membangun Teamwork" di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Senin, (22/5).
Usai Peluncuran dan Bedah Buku tersebut KSAD mengatakan buku gaya kepemimpinan itu didasari dari konsep yang dibuatnya berdasarkan disertasi doktoral yang diraih pada Program Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Trisakti pada tahun 2022.
"Jadi intinya poinnya adalah tentang bagaimana mengajarkan bahwa seorang pemimpin itu diharapkan, diidolakan, dicintai kemudian dikagumi dan diidam-idaman kehadirannya di tengah tengah prajuritnya," kata KSAD.
Baca Juga: Gantikan Mayjen Nur Alamsyah, Aspotmar KSAL Kini Dijabat Mayjen Markos
KSAD mengatakan, dalam buku mengajarkan gaya kepemimpinan yang dicintai adalah erat kaitannya dengan kebaikan kepada setiap manusia, sehingga bahwa seorang pemimpin itu kalau baik kepada anak buahnya, maka anak buahnya juga pasti akan mengikutinya.

"Itulah kepemimpinan, itulah seni, bagaimana membawa orang, saya katakan kalau pemimpin itu berhasil harus mengerti, menguasai tugas pokok serta sasaran yang harus dicapai sehingga setiap kegiatan jelas arahnya, tujuannya dan sesuai dengan tugas pokok," katanya.
KSAD juga menekankan yang terpenting adalah pemimpin itu harus mengerti dan menguasai unsur-unsur manusia, sebagai bapak, sebagai guru, sebagai komandan sebagai rekan itu yang harus dimainkan, konsepnya adalah kebaikan kepada siapapun.
Baca Juga: Kapal Bocor di Teluk Kendari, Bakamla Evakuasi 2 Korban
"Saya yakin siapapun pemimpin di negeri ini mereka berhasil menjabat satu jabatan itu konsepnya karena dia baik dan berbuat baik kepada orang lain. Sekecil apapun kebaikan yang kita lakukan, akan menjadi riak kebaikan yang tidak pernah berujung, tapi sekecil apapun kejelekan yang kita lakukan, ini akan menjadi warisan kejelekan berikutnya," katanya.
Oleh karena itu, KSAD berharap, mudah mudahan buku dengan konsep kepemimpinan strategis ini memberikan suatu keteduhan di dalam memimpin negara ini, dan akan menjadi pegangan bagi mahasiswa, pelajar dan para pemimpin-pemimpin muda.
"Bahwa ke depan kalau ingin diikuti oleh anak buahnya, ciptakan keharmonisan, keteduhan, kenyamanan, kebahagiaan dan kehadirannya selalu diharapkan dan diidolakan. Mudah-mudahan buku ini bermanfaat bagi semua yang nantinya akan menjadikan pedoman dalam melaksanakan tugas tugas ke depan," katanya. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































