Lumpuhkan Tokoh OPM, 38 Prajurit Pandawa Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Jakarta, IDM – Sebanyak 38 prajurit Yonif 411/Pandawa/6/2 Kostrad yang tergabung dalam Satgas Rajawali V menerima penganugerahan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) dari Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Kepada Indonesia Defense Magazine pada Jumat (23/10), Komandan Brigif 6/Tri Shakti Balajaya/2 Kostrad sekaligus Komandan Satgas (Dansatgas) Rajawali V, Kolonel Inf Fajar Akhirudin, mengaku bangga atas prestasi yang diraih para prajuritnya.
Baca Juga: 13 Personel Korpasgat Terima Penghargaan dan KPLB atas Prestasi Tugas di Papua
Secara khusus, ia menyampaikan apresiasi kepada prajurit Denkul 4 Satgas Rajawali V dari Yonif 411/Pandawa atas dedikasi, jiwa patriotik, dan profesionalisme mereka selama menjalankan operasi. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh prajurit Brigif 6/TSB untuk terus berlatih keras guna meningkatkan kemampuan dan menjaga kesiapan operasional dalam setiap penugasan demi mencapai hasil yang maksimal.

"Keberhasilan prajurit Satgas Rajawali V, khususnya Denkul 4 Yonif 411/Pandawa, merupakan kado terbaik bagi keluarga besar Brigif 6/Tri Shakti Balajaya/2 Kostrad yang akan memperingati HUT ke-65 pada 25 Oktober 2026," ujar Fajar.
Baca Juga: Laksma Hariyo Poernomo Resmi Pimpin Kodaeral III Gantikan Laksda Uki Prasetia
Lebih lanjut, Fajar menjelaskan bahwa secara keseluruhan terdapat 136 prajurit TNI yang menerima penghargaan, termasuk 38 prajurit dari Yonif 411/Pandawa.
"Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan rangkaian Operasi Badai Kasuari melalui sinergi antara Satgas Rajawali V, Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 9 Marinir, serta Satgas Elang VI. Sinergi ini berhasil melumpuhkan tokoh-tokoh OPM Kodap IV/Soraya, merebut persenjataan mereka, serta menjaga stabilitas keamanan, khususnya di wilayah Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya," pungkas Fajar.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































