HANKAM

Lulusan Pilot Training Rafale di Prancis, Letkol Pnb Binggi "Rayden" Resmi Jabat Danskadron 12

Letkol Pnb
Letkol Pnb Martono “Krypton” (kiri), Komandan Grup 3 Tempur Marsma TNI David Yohan Tamboto (tengah), Letkol Pnb Binggi “Rayden” Nobel (kanan) setelah upacara sertijab Komandan Skadron Udara 12. (Foto: Dok. Instagram @grup_3_tempur_koopsau)

Jakarta, IDM – Letkol Pnb Binggi “Rayden” Nobel resmi memegang tongkat komando Komandan Skadron Udara (Danskadron Udara) 12, menggantikan Letkol Pnb Martono “Krypton”.

Alih pimpinan tersebut dilakukan melalui upacara serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin oleh Komandan Grup 3 Tempur Marsma TNI David Yohan Tamboto di apron hanggar Skadron Udara 12, Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Sabtu (14/2).

Komandan Grup 3 Tempur berharap, Letkol Pnb Binggi Nobel dapat membawa Skadron Udara 12 menjadi satuan yang semakin maju, adaptif, serta profesional dalam menjawab setiap dinamika tugas yang terus berkembang.

Baca Juga: Ratusan Taruna AAU Tuntaskan Misi Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang lewat Latsitardanus 2026

“Jabatan ini memiliki dimensi strategis dalam pembinaan kesiapan operasional satuan, sehingga menuntut kepemimpinan yang visioner, tegas, dan inovatif, serta berorientasi pada penguatan budaya kerja yang disiplin, solid, dan mengedepankan prinsip zero accident dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas Marsma TNI David dikutip dari unggahan Instagram @grup_3_tempur_koopsau, Selasa (17/2).

David kemudian mengapresiasi dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan oleh Letkol Pnb Martono selama menjabat sebagai Danskadron 12. “Berbagai capaian dalam pembinaan personel, peningkatan kesiapan operasional, serta penguatan soliditas satuan telah menjadi fondasi yang kokoh bagi keberlanjutan tugas Skadron Udara 12,” jelas Komandan Grup 3 Tempur.

Penerbang tempur TNI AU
Empat penerbang tempur TNI AU yang mengikuti program Pilot Training Batch 1 untuk pesawat tempur Rafale di Prancis. (Foto: Dok. tni-au.mil.id)

Lulusan Pilot Training Batch 1 Rafale

Salah satu fakta menarik dari sosok Letkol Pnb Binggi “Rayden” Nobel yaitu ia merupakan salah satu dari empat penerbang tempur TNI Angkatan Udara (TNI AU) yang dikirim ke Prancis untuk mengikuti program pelatihan bagi pengawak pesawat tempur Rafale, Pilot Training Batch 1.

Melansir keterangan TNI AU dalam laman resminya, tni-au.mil.id, Binggi menempuh program tersebut bersama tiga penerbang lainnya yaitu Mayor Pnb Eri Nasrul Mahlidar, Mayor Pnb Arie Prasetyo, dan Mayor Pnb Yusuf Atmaraga. Keempatnya bahkan tercatat berhasil melaksanakan terbang solo secara bertahap dengan Rafale hingga 19 September 2025.

Baca Juga: Persiapan TNI AD Jelang Keberangkatan ke Gaza

Skadron Udara 12 dilaporkan menjadi salah satu home base bagi pesawat tempur terbaru yang memperkokoh kekuatan TNI AU. Hingga kini, tiga unit Rafale diketahui telah mendarat di Indonesia dan berada di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru sejak 23 Januari 2025.

Dalam kesempatan berbeda, Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsdya TNI Minggit Tribowo mengungkap bahwa TNI AU berencana untuk menyiapkan tiga skadron udara untuk mengoperasikan pesawat produksi pabrikan Prancis tersebut. Meski demikian, ia tidak merinci skadron udara mana saja yang ditetapkan untuk menjadi home base Rafale.

“Sesuai dengan perencanaan dan kedatangan, Rafale ini tidak cuma satu skadron, tapi kita siapkan menjadi tiga skadron,” jelas Minggit seusai upacara peringatan HUT ke-4 Koopsudnas di Lapangan Upacara Makoopsudnas, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (28/1). (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.