HANKAM

Lulus Pendidikan, Belasan Perwira Senerbal Sandang Brevet Penerbang

Dankodiklatal Letjen (Mar) Nur Alamsyah
Dankodiklatal Letjen (Mar) Nur Alamsyah menyematkan brevet penerbangan kepada 11 siswa perwira Dikpabang angkatan ke-27 Senerbal di Surabaya, Selasa (26/3). (Foto: Dok. Dispen Kodiklatal)

Jakarta, IDM - Komandan Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI AL (Dankodiklatal) Letjen (Mar) Nur Alamsyah menyematkan brevet penerbang kepada 11 siswa lulusan Pendidikan Perwira Penerbang (Dikpabang) angkatan ke-27 Sekolah Penerbangan Angkatan Laut (Senerbal), Surabaya, Selasa (26/3).

Nur Alamsyah pun mengucapkan selamat kepada 11 siswa yang kini menjadi perwira penerbang, atas keberhasilannya menyelesaikan pendidikan selama 18 bulan dengan baik dan lancar.

Baca Juga: KSAD Bertemu AHY Bahas Tanah TNI AD yang Belum Bersertifikat

"Semoga pengetahuan dan keterampilan yang telah diterima dalam pendidikan dapat diaplikasikan dalam pelaksanaan penugasan ke depan," ucap Nur Alamsyah, dikutip dari keterangan Dispen Kodiklatal, Rabu (27/3).

Dankodiklatal Letjen (Mar) Nur Alamsyah
(Foto: Dok. Dispen Kodiklatal)

Lebih lanjut, ia mengatakan brevet penerbang tersebut menunjukkan tanggung jawab moral dan profesionalitas yang memiliki pengetahuan kemampuan dan keterampilan sebagai seorang Penerbang TNI AL yang dihadapkan pada dinamika lingkungan strategis.

"Tugas-tugas TNI AL akan semakin fokus pada perlindungan garis-garis perhubungan, melindungi berbagai kegiatan ekonomi, menjaga sumber-sumber kekayaan alam dan energi yang berada di laut wilayah yurisdiksi Indonesia," ujarnya.

Baca Juga: TNI AL Gagalkan Penyelundupan 28 PMI Ilegal di Perairan Kepri

Selain itu, dunia penerbangan militer tidak dapat dipisahkan dari regulasi keselamatan kerja dan penerbangan yang memiliki resiko tinggi. Untuk itu para perwira alumni sekolah penerbang harus memahami arti penting zero accident.

"The Sky is Wide but no room for error, istilah itu bukan sekadar slogan semata, tetapi harusjadi prioritas utama pembinaan personel penerbangan TNI AL yang profesional, modern, dan tangguh," pungkasnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.