Lulus Kursus Para Dasar A-208, Ratusan Prajurit Raih Brevet Para TNI AU

Jakarta, IDM – Sebanyak 200 prajurit berhasil menyambet Brevet Para TNI Angkatan Udara setelah dinyatakan lulus dan berhasil menyelesaikan Kursus Para Dasar TNI Angkatan Udara (TNI AU) Angkatan ke-208. Mereka dinilai menunjukkan semangat, dedikasi, serta daya juang yang tinggi selama mengikuti pendidikan Kursus Para Dasar.
Keberhasilan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Wing Day yang kemudian dirangkai dengan upacara penutupan pendidikan di Shelter Para, Lanud Sulaiman, Margahayu, Bandung, Kamis (12/2).
Baca Juga: Kapten Latief Zain, Dokter Hewan yang Ditugaskan untuk Misi Perdamaian
Upacara penutupan pendidikan dipimpin oleh Kepala Dinas Logistik (Kadislog) Wingdik 800/Pasgat, Letkol Kal Andri Herdiana, mewakili Komandan Wing Pendidikan (Wingdik) 800/Pasgat, Kolonel Pas Harry Nugroho.
“Kursus Para Dasar TNI AU merupakan pendidikan fundamental bagi prajurit TNI AU khususnya Korpasgat, dalam membentuk mental, disiplin, serta kemampuan dasar terjun yang menjadi ciri khas prajurit Pasgat,” ungkap Komandan Wingdik 800/Pasgat dalam sambutan tertulisnya dikutip dari Penerangan Kodiklatau, Sabtu (14/2).

Kolonel Pas Harry turut berharap agar para lulusan dapat mengaplikasikan ilmu serta keterampilan yang telah mereka peroleh sebagai bekal dalam pelaksanaan tugas di masa depan.
Baca Juga: Menhan Sjafrie Pastikan Progres Pengerukan Muara Kuala Penaga oleh Satgas Kuala
Rangkaian upacara penutupan pendidikan juga diisi dengan demonstrasi terjun payung yang dilakukan oleh para siswa, Mereka melaksanakan tujuh kali penerjunan dari pesawat C-130J Super Hercules.
Pesawat yang diawaki oleh Kapten Pnb Lutfi Suwarli tersebut berasal dari Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































