Lima Penekanan Pangkoarmada III Saat Buka Latihan Sea Survival

Jakarta, IDM - Pangkoarmada III Laksamana Muda TNI Agus Hariadi, memberikan lima penekanan saat membuka latihan peningkatan kemampuan sea survival prajurit KRI dan KAL di Sorong, Papua Barat, Senin (20/2).
Pertama, memahami rencana dan tugas masing-masing bagian dengan benar untuk mencapai keberhasilan latihan. Agus meminta prajurit melaksanakan latihan dengan serius dan penuh rasa tanggung jawab.
"Kedua, tingkatkan semangat dan motivasi seluruh peserta demi tercapainya hasil latihan yang optimal," ucap Agus dikutip dari keterangan Dispen Koarmada III, Selasa (21/2).
Lebih lanjut, penekanan ketiga adalah memahami dan melaksanakan semua ketentuan, aturan, prosedur dan pedoman pelaksanaan latihan sesuai sistem pembinaan latihan TNI AL. Keempat, mengutamakan keamanan dan keselamatan personel maupun material.
"Kelima, laksanakan pengendalian pengawasan serta penilaian terhadap pelaksanaan latihan ini dengan jujur, agar dapat dijadikan bahan evaluasi latihan berikutnya," tuturnya.
Sementara itu, Dansatkopaska Koarmada III Kolonel Laut (P) Mohamad Machri Mokoagow, selaku Perwira Pelaksana Latihan (Papelat), mengatakan tujuan latihan adalah meningkatkan kemampuan dan keterampilan prajurit Koarmada III.
Baca: Prabowo: Sebanyak 4 Pesawat Tambahan TNI AU akan Bantu Pemerintah Turki
"Baik itu perorangan maupun tim (kesatuan) dalam melaksanakan sea survival apabila terjadi kecelakaan pada lepas pantai maupun di KRI dan KAL dengan baik dan benar sesuai prosedur," tandasnya
Materi latihan sea survival yang berlangsung selama dua minggu ini terdiri dari renang, water trapen, dumboat', teknik bertahan hidup, dan mendayung perahu karet. Para peserta latihan terdiri dari prajurit KRI dan KAL serta staf Koarmada III. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































