Lima Kolonel TNI AL Pecah Bintang, dari Laksma hingga Brigjen

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali memimpin laporan korps kenaikan pangkat lima perwira menengah dari kolonel menjadi jenderal bintang satu, Jakarta, Selasa (8/7).
Kelima perwira tersebut ialah Asisten Logistik Panglima Komando Armada (Aslog Pangkoarmada) RI Laksamana Pertama Rahmadi Subagya; Komandan Komando Latihan (Dankolat) Koarmada RI Laksamana Pertama Musleh Yadi; Komandan Gugus Tempur Laut (Danguspurla) Koarmada I Laksamana Pertama Nurlan; Danguspurla Koarmada III Laksamana Pertama Andri Kristianto; dan Komandan Pasukan Marinir (Danpasmar) 1 Brigadir Jenderal (Mar) Ena Sulaksana.
Baca Juga: Kemenko Polkam Sinergikan Pembangunan Sistem Pertahanan Negara di IKN
Kepada lima jenderal baru tersebut Ali menekankan agar meningkatkan kinerja yang berkesinambungan dan optimal, sehingga mampu mengikuti perubahan lingkungan strategis yang selalu dinamis.
"Jabatan dan pangkat baru merupakan bentuk kepercayaan dari pimpinan TNI dan apresiasi atas prestasi, dedikasi, dan loyalitas sekaligus amanah dan kepercayaan untuk dijawab dengan kinerja dalam pengabdian kepada TNI AL, TNI maupun kementerian dan lembaga," kata Ali, dikutip dari rilis TNI AL, Rabu (9/7).
Baca Juga: 25 Pati TNI AD Naik pangkat, Ini Daftar Lengkapnya
Selain menerima laporan kenaikan pangkat, Ali juga melepas sejumlah perwira tinggi yang pensiun, seperti Laksamana Muda (Purn.) Wiranto; Mayor Jenderal Mar.(Purn.) Hermanto; Laksamana Pertama (Purn.) Jati Berandini Prastiwi; Laksamana Pertama (Purn.) Teguh Sugiono; Laksamana Pertama (Purn.) Asep Ridwan Hasyim; dan Laksamana Pertama (Purn.) Ian Heriyawan. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































