Lima Jabatan Strategis TNI AD Dirombak, Ada Pangdam IX/Udayana

Jakarta, IDM – Lima jabatan strategis TNI AD resmi dirombak oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dalam upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) di Mabesad, Jakarta, Senin (14/4).
Dilansir keterangan Dispenad, Senin, (14/4) jabatan tersebut diantaranya Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX/Udayana dari Mayjen TNI Muhammad Zamroni kepada Mayjen TNI Piek Budyakto, Wakil Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto dari Mayjen TNI Sukirman kepada Brigjen TNI Ichsan Firdaus.
Kemudian jabatan Kepala Pusat Kesehatan Angkatan Darat (Kapuskesad) dari Mayjen TNI Sugiarto diserahterimakan kepada Brigjen TNI Bima Wisnu Nugroho.
Baca Juga: Satgas Pamtas TNI Beri Bantuan Kesehatan untuk Masyarakat Imbas Serangan OPM
Selanjutnya Kepala Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat (Kadislitbangad), dari Brigjen TNI Mokhamad Yasin kepada Brigjen TNI Suwandi serta jabatan Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Mabesad dari Brigjen TNI Suprayogi kepada Kolonel Inf Muhammad Aidi.
Maruli dalam sambutannya mengatakan sertijab ini merupakan bagian dari dinamika pembinaan organisasi TNI AD dalam rangka penyegaran kepemimpinan dan optimalisasi kinerja satuan, serta mendukung keberlangsungan program-program pemerintah maupun program-program unggulan TNI AD yang digagas oleh Kasad.
“Banyak hal yang bisa kita lakukan bila kita kompak. Peluang-peluang untuk meningkatkan kesejahteraan prajurit dan memajukan satuan dan membantu masyarakat, dapat kita lakukan, bila kita mampu berinovasi,” ujar Maruli.
Baca Juga: Dirlambangja Tinjau Kesiapan Lanud Wiriadinata Jelang Pergeseran PTTA TNI AU
Lebih lanjut Maruli juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdiannya selama menjabat di satuannya masing-masing. Ucapan selamat juga disampaikan Maruli kepada para pejabat baru yang kini telah resmi menerima amanah jabatan.
Selain itu, Maruli juga menekankan tentang pentingnya menjaga soliditas prajurit dan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta komponen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayahnya masing-masing, juga terus berupaya memajukan satuannya.
Melalui Sertijab ini, diharapkan kepemimpinan yang baru dapat terus melanjutkan program-program positif yang telah dirintis sebelumnya, serta mampu berinovasi dan meningkatkan profesionalisme dan pengabdian TNI AD kepada bangsa dan negara. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































