HANKAM

Libatkan Pesawat Hercules dan “Tanker” KC-130, Pasukan Militer Lima Negara Terjun Statis dari Ketinggian 1.200 Kaki

Super Garuda Shield
Pasukan militer dari lima negara melaksanakan aksi airborne gabungan dalam rangkaian Super Garuda Shield 2026. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – Pasukan militer dari lima negara melaksanakan aksi airborne gabungan dalam rangkaian Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di daerah Latihan Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatra Selatan, Jumat (4/9).

Dalam pelaksanaannya, airborne tersebut melibatkan dua pesawat Hercules C-130 TNI serta tiga pesawat C-130 dan satu pesawat tanker KC-130 milik Amerika Serikat (AS).

Airborne melibatkan 110 prajurit TNI, 147 prajurit AS, 40 prajurit India, 17 prajurit Jepang, dan enam prajurit Prancis, yang melaksanakan penerjunan statis dari ketinggian 1.200 kaki.

Baca Juga: Kodiklatad dan AD Tailan Tingkatkan Kerja Sama Pendidikan dan Latihan

Latihan gabungan tersebut disaksikan Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan (Kodiklat) TNI Letjen TNI Mohamad Naudi Nurdika selaku direktur latihan bersama Deputy Commanding General Brigjen Matthaidess.

Super Garuda Shield
Airborne melibatkan dua pesawat Hercules C-130 TNI serta tiga pesawat C-130 dan satu pesawat tanker KC-130 milik AS. (Foto: Dok. Puspen TNI)

“Latihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan taktis infiltrasi udara, menyelaraskan prosedur operasi lintas negara serta menguji kesiapan merespons krisis di kawasan,” tulis siaran pers Pusat Penerangan TNI.

Latgabma SGS 2026 yang diikuti 21 negara mengusung tema “Komando Operasi Gabungan Multinasional di Wilayah Jakarta, Bandung, Lampung, Martapura dan Kalimantan Utara Dalam Rangka Memelihara Perdamaian dan Menjaga Stabilitas Keamanan di Kawasan.”

Baca Juga: Gempur Lampung, Marinir dan Pasukan AS hingga Jepang Adu Kecepatan Tembak

SGS menjadi wadah meningkatkan interoperabilitas, kesiapsiagaan, dan kemampuan operasi gabungan TNI bersama USINDOPACOM dan negara mitra.

“Sekaligus memperkuat kemitraan strategis, diplomasi pertahanan, dan stabilitas kawasan Indo-Pasifik,” tulis Puspen TNI.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.