Lewat Tradisi Pembaretan, Puluhan Siswa Sejursarta Resmi Menjadi Prajurit Pomau

Jakarta, IDM - Sebanyak 70 siswa Sekolah Kejuruan Dasar Tamtama (Sejursarta) Polisi Militer Angkatan Udara (Pomau) Angkatan ke-55 mengikuti upacara pembaretan yang digelar di lapangan Skadik 404 Lanud Adi Soemarmo, Solo beberapa waktu lalu.
Upacara pembaretan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Pospomau, Marsma TNI Danang Sulistyanto. Usai mengikuti upacara ini berarti puluhan siswa tersebut telah resmi menjadi bagian dari Pomau.
Baca Juga: Survei Indikator Politik: TNI Jadi Lembaga Paling Dipercaya Publik
“Ini berarti kalian telah sah sebagai prajurit Polisi militer Angkatan Udara “, tegas Danang dikutip dari laman TNI AU, Senin (3/7).

Danpuspomau kemudian berharap momen ini dapat menjadi bekal bagi mereka sebagai aparat penegak hukum dalam menjalani penugasan yang penuh dengan tantangan.
Sebagai bagian dari Pomau, mereka juga telah menjadi garda terdepan dalam upaya penegakan hukum, disiplin dan tata tertib di lingkungan TNI Angkatan Udara.
Baca Juga: Prajurit Kopasgat Sabet Gelar Juara dalam Kompetisi Menembak Senapan
“Sebagai prajurit polisi militer, harus mampu menjadi contoh dalam hal kepatuhan terhadap aturan hukum yang berlaku, disiplin, humanis dan berintegritas menuju pomau yang modern profesional dan transparan berkeadilan”, tegas Danpuspomau.
Seusai upacara pembaretan dilanjutkan penyematan wing Kehormatan Wira Waskita dari Danpusomau kepada Danlanud, Kadisops dan Dansetukpa. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































