Lewat Jalur Hukum Hotman Paris Akan Telusuri Hoaks Korupsi Pembelian Mirage 2000-5

Jakarta, IDM - Penasehat hukum Hotman Paris Hutapea memastikan akan menempuh jalur hukum untuk menelusuri hoaks yang beredar di media sosial terkait korupsi pembelian jet tempur Mirage 2000-5.
"Kita akan telusuri. Saya ditugaskan untuk itu nanti. Tindakan berikutnya nanti, yang jelas judulnya itu pembelian pesawat Mirage sedangkan itu sudah tidak ada jual beli. Berarti kan kalau tidak ada jual beli berarti tidak ada suap. Udah jelas? Berarti ini benar-benar fitnah. Ga ada jual beli, gak pernah beli," kata Hotman saat konfrensi pers yang digelar di gedung Kementerian Pertahanan, Senin, (12/2).
Menurutnya video yang beredar dengan topik judul "Dugaan skandal suap pesawat Mirage 2000-5 yang melibatkan pejabat Kemhan dan Eva Kaili" yang beredar adalah hoaks.
Baca Juga: Kemhan: Informasi Korupsi Pembelian Mirage 2000-5 Hoaks
"Sekarang kita tanya dulu, kalau ada jual beli, mungkin gak terjadi suap. Pertanyaan kita tanya langsung kepada Danhil Simanjuntak. Pernah enggak membeli mirage ini dari Qatar?" tanya Hotman kepada Juru Bicara Menteri Pertahanan Danhil Azhar Simanjuntak yang berdiri di sampingnya.

"Tadi sudah disampaikan oleh Wamenhan, tidak ada pembelian terhadap mirage 2000-5," jawab Danhil.
"Jadi sekali lagi, kontrak pesawat mirage dengan Qatar ditandatangani 31 januari 2023 tetapi batal. Di video ini disebutkan itu skandal suap melibatkan si Eva tadi, ternyata dia sudah dipenjara pertengahan 2022. Itu fitnah kedua," timpal Hotman.
Baca Juga: 15 Pati TNI AU Dirotasi dan Dimutasi, Salah Satunya Jabatan Kadispenau
Jelas Hotman dalam video tersebut tidak ada kata-kata suap dan tidak diketahui itu suara milik siapa.
"Karena suara pada video online bisa dipake AI. Jad ini benar-benar itu berita bohong semuanya. Anehnya video ini sangat efektif beredar 3 hari ini. Bener-banar viral dimana-mana. Nanti siapa pelakunya akan kita sikat. Ini minggu tenang soalnya, jadi kita gak bicara dulu siapa pelakunya," kata Hotman. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































