HANKAM

Letkol Pnb Rahman ‘Frostwolf’ Pegang Tongkat Komando Skadron Udara 11

Marsma TNI David Yohan
Upacara militer serah terima jabatan Komandan Skadron Udara 11 yang dipimpin oleh Komandan Grup 3 Tempur Marsma TNI David Yohan. (Foto: Dok. Instagram _@grup_3_tempur_koopsau)

Jakarta, IDM – Tongkat komando Skadron Udara 11 telah resmi dipegang oleh Letkol Pnb Rahman ‘Frostwolf’ Fauzi usai upacara militer yang digelar di apron shelter Skadron Udara 11, Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, Jumat (27/3).

Upacara serah terima jabatan (sertijab) tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Grup 3 Tempur Marsma TNI David Yohan Tamboto, dengan turut dihadiri oleh Komandan Lanud Sultan Hasanuddin TNI Arifaini Nur Dwiyanto dan sejumlah pejabat lainnya.

Baca Juga: Daftar 7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska

Letkol Pnb Rahman menggantikan Letkol Pnb Dika ‘Kingkong’ Mahendra Puji K yang telah mengemban posisi komandan skadron sejak Oktober 2025.

Dalam sambutannya, Komandan Grup 3 Tempur menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Letkol Pnb Dika atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian selama memimpin Skadron Udara 11.

Rahman ‘Frostwolf’ Fauzi
Letkol Pnb Rahman ‘Frostwolf’ Fauzi (kiri), Komandan Grup 3 Tempur Marsma TNI David Yohan Tamboto (tengah), dan Letkol Pnb Dika ‘Kingkong’ Mahendra Puji K (kanan) usai upacara sertijab Komandan Skadron Udara 11. (Foto: Dok. Instagram _@grup_3_tempur_koopsau)

Skadron Udara 11 merupakan salah satu satuan tempur strategis TNI Angkatan Udara (TNI AU) yang bermarkas di Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar. Satuan ini mengoperasikan pesawat jet tempur Sukhoi Su-27/30.

“Skadron Udara 11 telah menunjukkan capaian yang membanggakan, ditandai dengan terpeliharanya kesiapan operasional, disiplin prajurit, serta semangat korps yang semakin kuat,” tutur Marsma TNI David dikutip dari unggahan Instagram @grup_3_tempur_koopsau.

Baca Juga: Kolonel Wirastyo Sah Pimpin KRI Brawijaya-320 Gantikan John Nalasakti

Sementara itu, Dangrup 3 Tempur berpesan kepada Letkol Pnb Rahman untuk tetap melanjutkan serta meningkatkan capaian satuan. Ia kemudian berharap agar Rahman dapat senantiasa menjaga profesionalisme, integritas, serta kemampuan satuan dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi pertahanan.

“Seluruh personel Skadron Udara 11 diharapkan senantiasa menjunjung tinggi budaya keselamatan (safety culture), disiplin, serta kepatuhan terhadap prosedur dalam setiap pelaksanaan tugas, guna mendukung kesiapan operasional yang optimal,” tutup Dangrup 3 Tempur.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.