HANKAM

Letkol Infanteri Ismail Taruna Vijaya Resmi Jabat Danyonif 431 SSP

Danyonif 431 SSP Letkol Inf Ismail Taruna Vijaya.
Danyonif 431 SSP Letkol Inf Ismail Taruna Vijaya. (Foto: Dok. Penkostrad)

Jakarta, IDM – Pada Rabu (18/3), jabatan Danyonif 431 SSP resmi berganti. Serah terima jabatan dipimpin Danbrigif 3 TBS, Kolonel Inf Gustiawan Ferdianto di Lapangan Triasa Yonif 431, Kariango, Maros, Sulawesi Selatan.

Dalam sertijab tersebut, Letkol Inf Ismail Taruna Vijaya kini menjabat sebagai Danyonif 431 SSP menggantikan Letkol Inf Muhammad Faisal Idris.

Kepada pejabat baru, Danbrigif menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Letkol Inf Ismail Taruna Vijaya beserta istri.

Baca Juga: Prajurit Perempuan TNI AD, Eka Merya Shinta Torehkan Prestasi di Misi Perdamaian PBB

Ia berharap kepemimpinan yang baru mampu membawa perubahan positif serta memperkuat soliditas dan kinerja satuan.

“Yang baik tetap dipertahankan dan yang sudah bagus agar terus ditingkatkan,” kata Danbrigif dilansir dari Penerangan Kostrad, Senin (23/3).

“Atas nama Komando, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Letkol Inf Muhammad Faisal Idris beserta istri atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Danyonif 431/SSP,” sambungnya.

Baca Juga: Daftar Nama 10 Jenderal Naik Pangkat, Ada Kepala Sekretariat Presiden hingga Dir BAIS TNI

Sertijab ini merupakan bagian dari pembinaan personel dan organisasi yang rutin dilaksanakan dalam rangka penyegaran serta kesinambungan roda organisasi.

Selain itu, pergantian jabatan juga menjadi implementasi sistem pembinaan karier perwira guna meningkatkan profesionalisme dan kinerja satuan.

Danbrigif menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan dengan penuh dedikasi dan loyalitas.

Baca Juga: Jauh dari Keluarga, Prajurit TNI Perkuat Pengamanan di Papua

Ia juga mengingatkan bahwa Yonif 431/SSP sebagai satuan tempur memiliki tugas utama dalam menjaga kesiapan dan kesiapsiagaan untuk menghadapi berbagai ancaman terhadap kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sampai saat ini, lanjut Danbrigif, prajurit Yonif 431/SSP telah menunjukkan kinerja yang membanggakan dalam setiap pelaksanaan tugas, baik di markas besar maupun di daerah penugasan.

Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian di masa mendatang. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.