Latma Manyar Indopura XIX/24, Personel TNI AU-RSAF Asah Kemampuan SAR dan Penggunaan Persenjataan Helikopter

Jakarta, IDM – Sejumlah personel TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Angkatan Udara Singapura (Republic of Singapore Air Force/RSAF) ambil bagian dalam latihan bersama (latma) dengan sandi Manyar Indopura XIX/24 yang digelar di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau pada 8 hingga 19 Juli 2024.
Kedua angkatan udara dilaporkan mengerahkan unsur alat utama sistem persenjataan (alutsista) berupa helikopter H225M/Caracal, di mana helikopter milik TNI AU berasal dari Skadron Udara 8 Lanud Atang Sendjaja, Bogor.
“Manuver lapangan (dalam latihan ini) akan difokuskan pada pelatihan kemampuan SAR dan penggunaan persenjataan helikopter H225M/Caracal,” tulis TNI AU dalam keterangan resminya dikutip Kamis (11/7).
Baca Juga: TMMD ke-121 Fokus Pembangunan di 50 Kabupaten/Kota
Latihan bersama tersebut dibuka secara resmi oleh Komandan Wing Udara 4, Kolonel Pnb Asep Wahyu Wijaya yang sekaligus bertindak sebagai Direktur Latihan (Dirlat) dari pihak TNI AU, dengan didampingi oleh Colonel Philip Khoo dari RSAF.

Kolonel Pnb Asep berharap, kegiatan ini dapat membangun serta memperkokoh hubungan yang telah terjalin dengan baik di antara TNI AU dan RSAF. Dalam perspektif yang lebih luas, Manyar Indopura mampu meningkatkan hubungan Indonesia dengan Singapura.
“Kerja sama TNI AU dan RSAF telah berjalan bertahun-tahun, dibangun dengan prinsip persamaan, saling menguntungkan, dan saling menghormati,” kata dia.
Baca Juga: Menko Polhukam Beberkan Maksud Dwifungsi TNI dalam RUU TNI
Pernyataan senada turut disampaikan oleh Colonel Philip Khoo. Bertindak sebagai pimpinan delegasi RSAF, Philip mengatakan, latihan bersama ini dapat memberi kesempatan bagi para personel angkatan udara kedua negara untuk mengembangkan kapabilitas serta profesionalisme mereka.
“Latma Manyar Indopura memberikan kesempatan unik bagi kedua angkatan udara untuk meningkatkan kemampuan dengan berlatih bersama; manuver bersama; dan mengembangkan kemampuan dalam menghadapi tantangan di masa depan,” pungkas Colonel Philip Khoo. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































